OJK Riau: Waspadai Investasi Bodong Vtube!

Jumat, 13 November 2020 10:36
OJK Riau: Waspadai Investasi Bodong Vtube!
Screenshot aplikasi Vtube di plystore.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau meminta kepada masyarakat waspadai investasi bodong Vtube (PT Future View Tech).

Kepala OJK Riau Yusri mengatakan, investasi yang ditawarkan Vtube melalui media online dalam menjalankan praktiknya dengan menawarkan paket investasi kepada masyarakat memberikan return hanya dengan menonton video dan iklan pada website tersbut. 

Advertisement

“Bahwa salah satu investasi ilegal yang sedang marak di tengah masyarakat yaitu PT Future View Tech atau lebih dikenal dengan Vtube,” kata Yusri dalam keterangan resminya, Jumat, 13 November 2020 di Pekanbaru.

Dia menambahakan, PT Future View Tech atau Vtube sudah dinyatakan sebagai investasi ilegal berdasarkan siaran pers Satgas Waspada Investasi No SP 06/SWI/VII/2020 tanggal 3 Juli 2020 dikarenakan tidak memiliki izin dan berpotensi merugikan masyarakat.

Baca: Dapatkan Hasil Selfie Maksimal dengan Kamera 16 MP di Oppo F3 Plus

Penyebaran investasi Vtube sudah meluas dan menjangkau masyarakat di banyak daerah di Indonesia termasuk di Provinsi Riau. Hal ini dikarenakan aksesnya yang mudah dan tidak dikenakan biaya pendaftaran atau gratis bagi anggota yang baru bergabung.

Namun akan dikenakan biaya kepada anggota apabila ingin melakukan top up atau upgrade level yang lebih tinggi untuk mendapatkan return yang lebih besar dengan estimasi keuntungan hingga Rp70 Juta per bulan.

Investasi bodong Vtube, tentu saja menambah daftar kasus investasi bodong atau ilegal di Tanah Air sepanjang 2010. OJK mencatat setidaknya sebanyak 394 kasus dari total 838 kasus yang terjadi dalam 5 tahun terakhir di Indonesia.

Adapun total kerugian masyarakat yang disebabkan investasi ilegal dalam 10 tahun terakhir yaitu mencapai kurang lebih Rp92 Triliun.

“Masa pandemi Covid-19 tampaknya menjadi peluang tersendiri bagi penyebaran praktik investasi bodong dengan memanfaatkan media online yang secara mudah dan murah diakses oleh masyarakat,” tambah Yusri.

Sebelum Vtube, sudah banyak perusahaan investasi ilegal yang beroperasi di Provinsi Riau yang telah dihentikan oleh Satgas Waspada Investasi yaitu diantaranya PT Kampung Kurma Indonesia, HIPO, CV Tri Manunggal Jaya, E-Dinar Coin dan Multi Digital Poin. (bpc2)

Berita Terkini

Sabtu, 05 Desember 2020 10:50

Pemerintah, Naikkan Cukai Rokok Berpotensi Memperburuk Angka Pengangguran

#cukai #rokok #phk #pengangguran

Sabtu, 05 Desember 2020 10:35

Harga Cabai di Pekanbaru Merangkak Naik, Benarkah Hanya Karena Faktor Iklim?

#cabai #harga #bapok #pekanbaru

Sabtu, 05 Desember 2020 10:07

Indonesia Harusnya Bisa Contoh Thailand dalam Penanganan Covdi-19

#kasus #covid #indonesia #thailand

Sabtu, 05 Desember 2020 09:41

Banyak Pegawai Pemprov Riau Positif Corona, BKD Riau: Work From Home Masih Berlaku

#pegawai #pemprovriau #positif #corona

Sabtu, 05 Desember 2020 08:01

Kapolda Riau: Kapolres dan Kapolsek Harus Tetap Netral

#PILKADA

Jumat, 04 Desember 2020 20:34

Menanti Prioritas Pembangunan APBD Riau 2021

#apbd #opini #anggaran

Jumat, 04 Desember 2020 18:38

Kondisi Geografis Riau Hambat Distribusi Logistik Pilkada, Wagubri: Harus Ditangani Serius!

#pilkada2020 #pilkadariau #logistikpilkada