• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

APBN Indonesia Terancam Tidak Produktif, Utang Sudah Rp8.473,9 Triliun

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
2 Januari 2025
APBN Indonesia Terancam Tidak Produktif, Utang Sudah Rp8.473,9 Triliun

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Masalah fiskal nasional masih menjadi sorotan. Pembengkakan utang negara dari tahun ke tahun dinilai mengancam efektivitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menurut data Institute for Development of Economics and Finance (Indef), rasio utang Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terus meningkat, dari 26% pada 2010 menjadi 38,55% pada 2024. Total utang pemerintah hingga September 2024 tercatat sebesar Rp8.473,9 triliun.

Ekonom Senior Indef, Didik J Rachbini menyebutkan bahwa kebijakan utang Indonesia saat ini tidak sehat. Ia menilai praktik anggaran lebih didorong oleh politik yang tidak terkendali.

“Politik anggaran hanya refleksi dari politik yang sakit, demokrasi yang dikebiri, dan dilumpuhkan selama 10 tahun ini,” tulis Didik dalam catatan akhir tahun, Rabu, 1 Januari 2025.

Dia juga menyoroti suku bunga obligasi Indonesia yang mencapai 7,2%, tertinggi di Asia Tenggara. Sebagai perbandingan, suku bunga obligasi Thailand hanya 2,7%, Vietnam 2,8%, Singapura 3,2%, dan Malaysia 3,9%.

Kenaikan suku bunga ini menyebabkan belanja pemerintah pusat lebih banyak digunakan untuk membayar bunga utang daripada membiayai program pembangunan. Porsi pembayaran bunga utang meningkat dari 11,09% pada 2014 menjadi 20,10% pada 2024. “Setiap tahun, bunga utang saja menguras pajak rakyat hingga Rp441 triliun,” tegas Didik.

Selain itu, belanja non produktif seperti belanja pegawai dan barang juga terus meningkat. Pada 2014, porsi belanja ini sekitar 34%, naik menjadi 36% pada 2024. Belanja produktif yang semestinya mendorong pertumbuhan ekonomi justru menyusut.

Kebijakan utang jumbo ini, menurut Didik, akan berdampak panjang pada politik penganggaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Efisiensi belanja dan pengendalian utang menjadi tantangan utama untuk memastikan APBN kembali produktif.***

Sumber: Bloomberg Technoz

Tags: APBNekonomi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah Ruang Setara
Berita Video

Inilah Ruang Setara

...

Read moreDetails
Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

272 Unit Rumah Swadaya Rampung, Kepulauan Meranti Jadi Penerima BSPS Terbanyak di Riau

272 Unit Rumah Swadaya Rampung, Kepulauan Meranti Jadi Penerima BSPS Terbanyak di Riau

Mahfud MD Sebut Purbaya Tumbang Akibat Komunikasi yang Buruk?

Mahfud MD Sebut Purbaya Tumbang Akibat Komunikasi yang Buruk?

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Next Post
Sri Mulyani Naikkan PPN di Injury Time, Solusi atau Tantangan Baru Bagi Ekonomi Nasional?

Sri Mulyani Naikkan PPN di Injury Time, Solusi atau Tantangan Baru Bagi Ekonomi Nasional?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.