• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Masih Ada Defisit Meski Produksi Beras Nasional Hampir 31 Juta Ton, Siapkah Pemerintah Hadapi Tahun Ekstrem Lagi?

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
1 Januari 2025
Masih Ada Defisit Meski Produksi Beras Nasional Hampir 31 Juta Ton, Siapkah Pemerintah Hadapi Tahun Ekstrem Lagi?
108
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengapresiasi pencapaian produksi beras nasional sepanjang tahun 2024.

Hingga akhir Desember, produksi beras tercatat hampir mencapai 31 juta ton, hanya kurang sekitar 500 ribu ton dari target nasional sebesar 31,5 juta ton. “Padahal, tantangan tahun ini sangat berat,” ujar Amran di kantornya, Senin, 30 Desember 2024.

Capaian ini, menurutnya cukup memuaskan. Sebab, sektor pertanian di tahun ini dihadapkan pada tantangan ekstrem. Termasuk El Nino, La Nina, dan kekeringan berkepanjangan.

Masalah-masalah ini awalnya dianggap faktor yang penyebab defisit yang jauh lebih besar, terhadap beras nasional. Prediksi defisitnya sampai 5 juta ton. “Tapi defisitnya hanya 0,5 juta ton,” tambahnya.

Staf Ahli Menteri Bidang Investasi Pertanian, Suwandi juga menggarisbawahi dampak El Nino tahun 2023 akan memengaruhi produktivitas beras di awal 2024. Namun, situasi itu kini mulai membaik.

Menurut data yang dibeberkan Suwandi, produksi Januari hingga Maret 2024 terdampak El Nino karena tanaman Oktober–Desember 2023 banyak yang kering. Namun, kondisi mulai membaik hingga Desember 2024.

Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan panen pada Januari hingga Maret 2025 diperkirakan lebih tinggi 30-40%.

Suwandi juga menyebutkan, meskipun peningkatan produksi pada Desember 2024 hanya sedikit dibandingkan tahun sebelumnya, tren kenaikan yang lebih signifikan diperkirakan terjadi pada awal 2025.

“Kondisi Desember 2024 memang lebih tinggi dibandingkan 2023, tetapi tipis. Januari dan Februari 2025 akan menunjukkan peningkatan yang lebih besar,” ungkapnya.

Dengan tren positif ini, pemerintah optimistis target swasembada beras dapat segera tercapai. Namun, kesiapan menghadapi tantangan cuaca ekstrem tetap menjadi faktor krusial.

“Peningkatan produksi memang menggembirakan, tapi kita harus tetap waspada terhadap ancaman cuaca di masa mendatang,” tutup Amran.***

Tags: Berasnasionalpertanian
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Krisis Air Terparah, Sri Lanka Siapkan Rencana Olah Air Laut
Internasional

Krisis Air Terparah, Sri Lanka Siapkan Rencana Olah Air Laut

...

Read moreDetails
Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Kolaborasi antara mahasiswa agroteknologi dan teknik elektro UIN Suska Riau berhasil menciptakan smart farming berbasis internet of thing untuk apotek hidup di lokasi KKN mereka.

Mahasiswa UIN Suska Riau Berhasil Kembangkan Teknologi Smart Farming IoT untuk Apotek Hidup di Lokasi KKN

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Next Post

Pastikan Keamanan, Pj Sekda Kaunsing Tinjau Pos Nataru Di Perbatasan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.