• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

OJK Sebut Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Produk dan Layanan Keuangan Masih Sangat Rendah

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
29 September 2021
literasi dan inklusi keuangan

Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Tirta Segara.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat terhadap produk dan layanan di Industri Jasa Keuangan masih sangat rendah. Sebab itu OJK mendorong perlunya dukungan literasi dan inklusi keuangan secara masif dari berbagai pihak.

Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Tirta Segara mengungkapkan, pemerintah sejak awal telah menetapkan target  inklusi keuangan masyarakat di angka 90% tahun 2024. 

“Pemerintah Akan punya target untuk inklusi keuangan itu 90% sampai tahun 2024. Menurut saya untuk mencapai target itu sangat perlu dukungan serta strategi literasi dan inklusi keuangan yang mumpuni dari semua pihak. Ini juga akan berdampak terhadap dukungan pembangunan ekonomi indonesia,” tuturnya dalam media briefing secara virtual pada Selasa, 28 September 2021.

Tirta Segara menambahkan, berdasarkan hasil survei yang dilaksanakan OJK pada tahun 2019 lalu tercatat 76,2% masyarakat telah menggunakan produk atau layanan jasa keuangan formal dari berbagai sektor industri. 

Masih berdasarkan hasil survei tersebut juga diketahui bahwa tingkat pengetahuan masyarakat terhadap produk dan layanan jasa industri keuangan masih sangat rendah, yakni baru 38%. “Survei ini melibatkan 12.700 responden di 34 provinsi di Indonesia,” tuturnya.

Oleh sebab itu, literasi dan inklusi keuangan masyarakat harus terus ditingkatkan dengan tujuan masyarakat benar – benar paham terhadap karakteristik produk atau layanan jasa keuangan yang mereka beli atau akses.

Dimulai pada 1 Oktober 2021, OJK bersama dengan IJK dan kementerian/lembaga terkait kembali melaksanakan kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2021. 

Kegiatan yang mengangkat tema: Inklusi Keuangan untuk Semua Bangkitkan Ekonomi Bangsa,  diharapkan menjadi ajang untuk meningkatkan inklusi masyarakat terhadap keuangan dan produk layanan jasa keuangan.

“BIK dilakukan serentak secara nasional bekerjasama dengan kementerian terkait, serta kantor – kantor industri jasa keuangan di daerah, dengan mempertimbangkan kondisi masing – masing daerah. Artinya jika tidak memungkinkan untuk menggelar kegiatan secara tatap muka, bisa dilakukan secara virtual,” sebutnya. (bpc2)

Tags: Inklusi keuanganliterasi keuanganOjk
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal
Ekonomi

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

...

Read moreDetails
Kredit Korporasi Naik 22,10 Persen, UMKM Ikut Menggeliat 1,62 Persen. Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

Penyaluran Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Ada Opsi Disalurkan Via Kopdes

OJK Ungkap 5 Modus Kejahatan Keuangan Digital, Masyarakat Diminta Waspada

Waspada Investasi Ilegal di Era Transaksi Digital, Ini Kata Kepala OJK Riau

Financial Expo 2026 Dorong Akses Keuangan dan Literasi di Riau

Financial Expo 2026 Dorong Akses Keuangan dan Literasi di Riau

Sinyal Bahaya, Keuangan Rumah Tangga Tertekan, Risiko Gagal Bayar Pinjol Dekati Ambang 5%

Sinyal Bahaya, Keuangan Rumah Tangga Tertekan, Risiko Gagal Bayar Pinjol Dekati Ambang 5%

OJK Sanksi Pelanggaran Saham 3 Emiten, Total Denda Rp2,1 Triliun

OJK Sanksi Pelanggaran Saham 3 Emiten, Total Denda Rp2,1 Triliun

Next Post
Pasien Dicovidkan eka hospital

Viral Video Pasien Dicovidkan oleh RS Eka Hospital Pekanbaru, Sampai Banting Kursi, Ini Kronologinya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.