Menkeu Lobi DPR Agar Minuman Berpemanis Dikenakan Cukai

Kamis, 28 Januari 2021 09:31
Menkeu Lobi DPR Agar Minuman Berpemanis Dikenakan Cukai
Ilustrasi cukai rokok (Melba/Bertuahpos)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Menteri Keuangan Sri Mulyani berusaha melobi DPR agar barang objek cukai ditambah. Salah satu yang diusulkan yakni cukai produk minuman berpemanis.

“Penerimaan cukai kita masih sangat tergantung hanya pada satu komoditas. Barangkali, nanti DPR bisa mendukung pemerintah untuk mulai mengekspansi basis dari cukai kita,” ujarnya dalam rapat bersama Komisi XI DPR, pada 27 Januari 2021.

Advertisement

Dia mengatakan, sampai saat ini Indonesia hanya memiliki tiga produk yang dikenakan cukai, di antaranya; cukai hasil tembakau (rokok), etil alkohol, atau etanol, dan minuman beralkohol. Harusnya, objek cukai rata-rata bisa lebih dari lima produk.

Salah satu alasan Sri Mulyani meminta DPR merestui penambahan objek barang kena cukai, menimbang pertumbuhan pajak tahun 2021 yang diprediksi tertekan.

BACA JUGA:  Ini Respon Rizal Ramli Soal Pajak Pulsa Sri Mulyani

Baca: Rupiah menanti ketua MPR

Sementara penerimaan cukai sejau ini hanya tertumpu pada cukai hasil tembakau. Oleh sebab itu dia mengusulkan agar minuman berpemanis juga dikenakan cukai.

“Terutama minuman berpemanis atau yang lain karena di banyak negara, barang kena cukai itu bisa mencapai lebih dari tujuh bahkan 10 jenis, terutama barang-barang yang dianggap memiliki dampak yang tidak baik kepada masyarakat,” tuturnya.

Menutip CNNIndonesia.com, realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai hingga akhir 2020 mencapai senilai Rp212,8 triliun atau minus 0,3% dibandingkan 2019.

Dari jumlah itu, penerimaan cukai mencapai Rp176,3 triliun atau tumbuh 2,3% dari tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut disumbang dari cukai hasil tembakau mencapai Rp170,24 triliun. Sementara, etil alkohol (MMEA) sebesar Rp5,76 triliun, dan etil alkohol senilai Rp240 miliar.

BACA JUGA:  Menkeu TegasKan Tak Ada Pemulihan Ekonomi Sampai Vaksin Covid-19 Ditemukan

Dalam APBN 2021, pemerintah menargetkan penerimaan cukai sebesar Rp180 triliun. Target itu terdiri atas cukai rokok Rp173,78 triliun. Sementara, sisanya ditargetkan pada pendapatan cukai MMEA, cukai etil alkohol, dan penerimaan cukai lainnya sebesar Rp6,21 triliun. (bpc2)

Berita Terkini

Selasa, 02 Maret 2021 18:32

Seluruh Pejabat di Riau Diminta Hadir, Besok Ada Monev dengan KPK

Ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam hal tata kelola pemerintahan.

Selasa, 02 Maret 2021 18:10

Bukan Harimau, Ini Penjelasan BKSDA Soal ‘Hewan Misterius’ yang Serang Nenek di Pelalawan

Kesimpulan BKADA, bukan hewan yang menyerang nenek itu.

Selasa, 02 Maret 2021 17:25

Peresmian Air Panas Sungai Pinang  Diundur

Rencana peresmian akan dijadwalkan kembali.

Selasa, 02 Maret 2021 15:32

Pembakaran Sampah, Lahan 2,500 Meter Persegi Terbakar di Jalan Tanjung Datuk Pekanbaru

“Untuk penyebab kebakaran diduga akibat pembakaran sampah”

Selasa, 02 Maret 2021 15:30

Pemkab Harus Cari Solusi Tepat Soal PETI, Supaya ‘Jangan Asal Tangkap Saja’

“Pemilik modal juga harus ditindak. Jangan pekerja saja.”

Selasa, 02 Maret 2021 14:18

Video: Pernyataan Jokowi Soal PP Investasi Miras Dicabut

Investasi minuman beralkohol (miras) dicabut atas masukan Ormas.

Selasa, 02 Maret 2021 13:40

Video: Suasana Vaksinasi Tahap 2 di Pekanbaru

Vakisinasi tahap kedua yang dilaksanakan pada Senin, 1 Maret 2021, menyasar 2000 tenaga publik.

Selasa, 02 Maret 2021 13:21

Jokowi Cabut Investasi Miras, Diklaim Setelah Terima Masukan Para Ulama dan Ormas Islam

“Setelah menerima masukan dari ulama MUI, NU, Muhamadiyah dan ormas lainnya.”

Selasa, 02 Maret 2021 13:01

Asap Mulai Selimuti Riau, Warga: Covid Belum Pergi, Asap Sudah Datang

Kabut asap terpantau sudah mulai menyelimuti Riau pada hari ini, Selasa 2 Maret 2021

Selasa, 02 Maret 2021 11:51

Siang Ini 10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Mendarat di Soetta

Sejauh ini belum ada informasi resmi dari KPCPEN mengenai berapa jumlah dosis vaksin.