Firli Minta BAP Kasus Korupsi Tanjungbalai, KPK Klarifikasi

Senin, 24 Mei 2021 12:11
Firli Minta BAP Kasus Korupsi Tanjungbalai, KPK Klarifikasi
KPK. (Ilustrasi/Net)

BERTUAHPOS.COM — Ribut lagi soal Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, yang berupaya mencari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi kasus dugaan suap Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial.

Diketahui, kasus ini bahkan menyeret Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Pihak KPK pun akhirnya memberikan klarifikasi atas hal tersebut. Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri menegaskan yang diminta Firli adalah berita acara hasil kesimpulan ekspose pimpinan terdahulu, bukan BAP. 

“Adapun pimpinan lain juga meminta hal tersebut,” kata Ali, dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin, 24 Mei 2021.

Ali berujar berita acara hasil ekspose diperlukan untuk memperkuat penjelasan bahwa ekspose mengenai perkara tersebut juga sudah pernah digelar oleh pimpinan pada periode lalu.

Baca: Komisi I DPRD Riau Desak Sekda Bisa Terpilih Dua Pekan Kedepan

“Saat pimpinan sedang menggelar rapat pada tanggal 5 Mei 2021, meminta berita acara hasil kesimpulan ekspose pimpinan terdahulu dan bukan BAP mengenai penanganan perkara jual beli jabatan di kota Tanjungbalai,” ujar Ali.

Dia menambahkan, berita acara hasil ekspose berisikan notulen rapat proses penanganan perkara oleh pimpinan sebelumnya.

Artinya ada kekeliruan pemahaman antara sekretaris Ketua KPK saat meminta berita acara ekspose kepada Kasatgas penyidikan yang menangani perkara dimaksud, “yang kemudian Kasatgas mengirimkan email kepada Direktur Penyidikan yang berisi BAP perkara,” tutur Ali.

Oleh karena yang diminta berita acara ekspose, kata Ali, maka email tersebut diabaikan. Selanjutnya, sekretaris Firli melalui sekretariat penyidikan meminta berita acara ekspose kepada Kasatgas penyelidikan. 

Menindaklanjuti permintaan ini, kemudian dikirimkan hasil ekspose perkara Tanjungbalai oleh pimpinan terdahulu dan diserahkan kepada pimpinan yang saat itu masih rapat.

“Penjelasan ini diberikan untuk klarifikasi pemberitaan di media. Kami tegaskan bahwa KPK menjalankan semua pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sesuai dengan SOP yang berlaku dan kami berterima kasih kepada publik selalu memberikan kritik dan pengawasan kepada KPK,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa Firli melalui staf pribadinya, Jeklin Sitinjak, disebut berupaya memperoleh BAP saksi kasus Tanjungbalai yang memuat nama Lili Pintauli Siregar. Dia menduga upaya tersebut dilakukan Firli untuk ‘mengunci’ Lili. Firli pun sudah membantah tudingan tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah.

“Ini lagi-lagi fitnah. Fitnah apa lagi yang mau disampaikan?” kata Firli lewat pesan singkat. “Saya tidak pernah meminta BAP perkara Tanjung Balai.”

(bpc2)

Berita Terkini

Senin, 29 November 2021 19:13

Kolaborasi UIR dan Pemerintah Kabupaten Pelalawan diteken Hari Ini

Semangat kolaborasi dan harmonisasi UIR dan Kabupaten Pelalawan menjadi aktualisasi Misi UIR 2041.

Senin, 29 November 2021 18:14

Ini Keunggulan IBC bank bjb, Transaksi Keuangan Corporate Semakin Mudah

bjb terus melakukan inovasi produk layanan untuk memudahkan nasabah perorangan atau corporate dalam melakukan transaksi keuangan. 

Senin, 29 November 2021 17:33

Takluk dari Semen Padang, KS Tiga Naga Harus Terdegradasi ke Liga 3

KS Tiga Naga harus terdegradasi ke Liga 3 usai takluk dari Semen Padang 1-0, Senin 29 November 2021.

Senin, 29 November 2021 16:39

Kejati Riau: Tuduhan Kongkalikong Penanganan Bansos Siak, Fitnah!

penyidikan dugaan korupsi Bansos Pemkab Siak tersebut masih terus berlanjut

Senin, 29 November 2021 15:42

Kembali Jadi yang Terbaik Pertama, PKS Riau Terima Anugerah KI Riau Award 2021: Alhamdulillah

PKS Provinsi Riau kembali mendapatkan penghargaan dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau.

Senin, 29 November 2021 15:04

Syamsuar Pertegas Tak Ada ASN yang Ambil Cuti Selama PPKM Level 3

Syamsuar berjanji akan melakukan pemantauan secara ketat terhadap ASN di lingkungan Pemprov Riau selama PPKM Level 3

Senin, 29 November 2021 14:33

Sakit Hati, Pemuda Pengangguran di Pekanbaru Tega Bunuh Paman dengan Sadis

Pemuda pengangguran di Pekanbaru dengan berinisial AS tega membunuh sang paman dengan sadis.

Senin, 29 November 2021 14:16

Jokowi Soal UU Cipta Kerja: Saya Pastikan Kepada Investor, Proyek Aman

Proyek investasi yang kini berjalan tidak akan terganggu sebab UU Cipta Kerja tetap dilaksanakan.

Senin, 29 November 2021 13:23

Indonesia Waspadai Corona Varian Omicron, Ini 5 Gejalanya

Covid-19 varian Omicron 500% lebih cepat penularannya.