• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Capaian Masih di Bawah Target, KPK Desak Riau Kebut MCP di Atas 80%

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
23 Oktober 2024
Pemprov Riau

Kantor Gubernur Riau - Foto: Melba / Bertuahpos.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — KPK desak Pemprov Riau untuk mempercepat capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) tahun 2024 agar di atas 80%, sehingga masuk dalam kategori terjaga.

Dorongan ini muncul berdasarkan hasil rapat koordinasi dan penguatan sinergi yang melibatkan Kementerian Dalam Negeri, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, serta Pemerintah Daerah Wilayah I di Medan, Maret lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Riau menempati posisi ketiga dalam capaian rata-rata MCP tahun 2023.

“Tahun lalu, capaian rata-rata Provinsi Riau mencapai 79,84%. Kami berharap pada tahun 2024 bisa lebih dari itu,” kata Kepala Satgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK RI, Agus Priyanto, dalam pernyataannya, 22 Oktober 2024.

Adapun pada MCP 2024, terdapat delapan area intervensi yang dinilai oleh KPK, berbeda dengan tahun sebelumnya.

Area tersebut mencakup perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, pengawasan aparat pengawas internal pemerintah (APIP), manajemen aparatur sipil negara, pengelolaan barang milik daerah, dan optimalisasi pajak daerah.

“Kami meminta kepada Sekretaris Daerah (Sekda) dan Inspektur agar pelaksanaan MCP tahun ini dimonitor lebih intensif. Tunjukkan komitmen bahwa tata kelola Pemprov Riau lebih baik dari tahun sebelumnya,” kata Agus.

Menanggapi hal tersebut, Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Riau, Taufik OH, menyatakan bahwa Pemprov Riau telah melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan capaian MCP.

Dalam upaya pengendalian gratifikasi, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bawah Pemprov Riau telah mengikuti lokakarya sistem informasi anti-gratifikasi terpadu (Sigap) pada 27-29 Februari lalu.

Dia menyebut, Pemprov Riau telah melakukan berbagai sosialisasi dan penyuluhan terkait pencegahan korupsi di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau, seperti di Kota Dumai, Kabupaten Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Rokan Hilir, serta sosialisasi desa percontohan anti-korupsi di Kabupaten Bengkalis.

“Sosialisasi pencegahan gratifikasi dan anti-korupsi juga dilakukan saat penerimaan peserta didik baru di Dinas Pendidikan Provinsi Riau,” katanya.

Adapun dalam rangka mempercepat pembangunan budaya kerja anti-korupsi, Gubernur Riau telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 10 Tahun 2016 tentang pedoman pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemprov Riau dan Keputusan Gubernur Nomor Kpts. 320/III/2021 tentang pembentukan unit pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemprov Riau.

“Kami juga telah menindaklanjuti dengan Surat Edaran Gubernur Riau tentang pelaporan gratifikasi bagi pegawai negeri sipil di lingkungan Pemprov Riau dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),” kata Taufik.***

Tags: KpkpemerintahanRegional
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
Hukum Kriminal

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

...

Read moreDetails
Eksepsi Abdul Wahid, Apa yang Dilawan dalam Persidangan? Kuasa Hukum: PN Pekanbaru Tak Berwenang, Ini Ranah Administrasi

Banding Dikabulkan, Hukuman Abdul Wahid Diperberat Jadi 4 Tahun Penjara

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Plt Gubri Sebut Sumbang Rp1 Miliar untuk Bencana Gempa NTT Bukan soal Nominal Angkanya

Plt Gubri Sebut Sumbang Rp1 Miliar untuk Bencana Gempa NTT Bukan soal Nominal Angkanya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Next Post
Casio AE-1200WHL-5AV

Casio Luncurkan Model Terbaru AE-1200WHL-5AV dengan Tali Kulit

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.