BI Sebut Uang Beredar Tumbuh Terjaga di Tengah Pandemi, Secara Persentase Turun

Selasa, 22 Juni 2021 10:48
BI Sebut Uang Beredar Tumbuh Terjaga di Tengah Pandemi, Secara Persentase Turun
Karyawan menata uang rupiah di Cash Center Bank BNI di Jakarta. (Abdullah Azam/Bisnis.com)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Bank Indonesia (BI) mengklaim likuiditas perekonomian atau uang beredar di tengah pandemi covid-19, sejauh ini tumbuh terjaga. 

Menurut Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Horyono menjelaskan, per Mei 2021, nilai uang beredar sebesar Rp6.994,9 triliun, tumbuh 8,1% secara year on year.

“Kondisi ini melambat jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 11,5% secara year on year,” ujarnya, dalam keterangan resmi yang diterima Bertuahpos.com, Selasa, 22 Juni 2021.

Dia menambahkan, perlambatan terjadi pada mayoritas komponen uang beredar sempit dan uang kuasi, dimana per Mei 2021, pertumbuhannya 12,6% (YoY), lebih rendah dibanding April 17,4% (YoY).

Baca: Tingkat Kunjungan Turun Drastis, Puswil Soeman HS Maskimalkan Literasi Digital

BACA JUGA:  Penggunaan QRIS di Riau Tembus 118 Ribu Marchent

Sementara itu, untuk pertumbuhan uang kuasi juga melambat dari 9,7% (YoY) pada bulan sebelumnya, menjadi 6,8% pada Mei.

Dia menjelaskan, perlambatan uang beredar disebabkan oleh faktor aktiva luar negeri bersih yang hanya tumbuh 6,4% secara year on year atau melambat jika dibandingkan April sebesar 10,7%.

“Sementara itu, tagihan bersih pada pemerintah pusat tumbuh 61,4%, lebih tinggi dari pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 45,0% (YoY),” tuturnya.

Selain itu, pertumbuhan kredit juga tercatat minus di angka -1,3% (YoY), meskipun secara umum terus menunjukan perbaikan dibandingkan dengan pertumbuhan pada Maret dan April 2021 masing – masing sebesar -3,7% dan -2,4% secara year on year. (bpc2)