Ada Kasus Vaksin Rusak Hingga Ditarik, Pemerintah Diminta Tak Buat Masyarakat Trauma

Sabtu, 12 Juni 2021 15:36
Ada Kasus Vaksin Rusak Hingga Ditarik, Pemerintah Diminta Tak Buat Masyarakat Trauma
Politisi Gerindra Riau, Marwan Yohanis. (Romi/Bertuahpos)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Anggota Komisi V DPRD Riau Fraksi Gerindra, Marwan Yohanis meminta pemerintah untuk tak membuat masyarakat trauma untuk divaksin Cobvid-19. Pemerintah, kata dia, juga harus bisa meyakinkan masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman.

Marwan mengatakan beberapa kasus seperti rusaknya vaksin di suatu daerah di Riau, hingga peristiwa penarikan vaksin dari Rumah Sakit (RS) oleh Diskes Pekanbaru bisa membuat masyarakat ragu akan keamanan vaksin.

“Keyakinan masyarakat untuk divaksin masih kurang, ditambah kejadian ini, tambah membuat masyarakat trauma (untuk divaksin),” kata Marwan kepada bertuahpos.com, Kamis 10 Juni 2021.

Karena itu, Marwan meminta pemerintah agar mampu meyakinkan masyarakat bahwa vaksin yang tersedia adalah aman dan yang terbaik.

BACA JUGA:  Politisi Demokrat: Pemerintah Bekerja untuk Rakyat atau Hanya Ingin Mematahkan Rekor SBY

Baca: 28 Titik Panas di Riau Hari Ini Tersebar di 9 daerah

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan pihaknya menerima laporan vaksin Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Meranti ada yang mengalami kerusakan.

Dijelaskan Mimi, saat ditanyakan ke Diskes Meranti, dirinya mendapatkan laporan vaksin tersebut rusak karena tidak langsung digunakan.

Menurut Mimi, dalam satu vial, terdapat vaksin untuk dosis 10 orang. 7 dosis sudah disuntikan ke penerima vaksin, namun 3 lainnya tak langsung digunakan.

“Karena kalau vial vaksin sudah dibuka, maka harus langsung dihabiskan. Tidak bisa disimpan lagi, karena yang seperti ini jadi banyak vaksin yang rusak,” kata Mimi. (bpc4)