• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Tumpang Tindih Lahan Sawit dan Reforma Agraria Jadi Sorotan Menteri ATR/BPN saat Berkunjung ke Riau

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
24 April 2025
Tumpang Tindih Lahan Sawit dan Reforma Agraria Jadi Sorotan Menteri ATR/BPN saat Berkunjung ke Riau

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid saat di Kantor Gubernur Riau, Kamis, 24 April 2025 | Foto: Dok. MCR.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyoroti berbagai persoalan agraria di Provinsi Riau yang dinilai cukup kompleks.

Hal ini disampaikannya kepada awak media usai rapat bersama dengan Gubernur Riau dan seluruh Bupati/Wali Kota di Provinsi Riau. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Melati lantai tiga Kantor Gubernur Riau, Kamis, 24 April 2025.

Nusron menegaskan bahwa tumpang tindih lahan antara perkebunan sawit dengan kawasan hutan menjadi salah satu permasalahan utama yang harus segera diselesaikan saat ini.

“Di Riau, kita temukan banyak lahan sawit yang secara administratif berada dalam kawasan HGU (Hak Guna Usaha), namun kemudian hari ternyata masuk dalam kawasan hutan. Ada pula kebun sawit yang sudah dibuka oleh perusahaan atau masyarakat sebelum memiliki IUP (Izin Usaha Perkebunan) maupun HGU,” ujar Nusron.

Selain tumpang tindih antara lahan sawit dan hutan, konflik pertanahan yang melibatkan pemerintah daerah, BUMN seperti Pertamina, dan pemerintah pusat juga mencuat dalam pembahasan.

Nusron menyebut bahwa sengketa ini melibatkan klaim antar instansi terhadap tanah yang sama, dan hal tersebut harus dicarikan jalan keluar melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Selain itu, soal reforma agraria juga tak luput dari pembahasan. Nusron menyatakan bahwa program ini tetap berjalan di Riau dengan fokus pada penyelesaian konflik agraria dan redistribusi lahan kepada masyarakat.

“Kami juga sedang menyusun model penyelesaian sengketa yang lebih efektif, termasuk akan pemanggilan pihak-pihak terkait melalui monitoring yang dilaksanakan oleh kantor wilayah (kanwil) kami,” katanya.

Khusus untuk sektor perkebunan kelapa sawit, pemerintah juga menyoroti implementasi pola kemitraan plasma antara perusahaan dengan petani. Menurut Nusron, banyak perusahaan yang belum sepenuhnya memenuhi kewajiban membangun plasma bagi masyarakat.

“Pengawasan terhadap kemitraan plasma akan diperketat. Kami akan panggil semua pihak yang terkait, termasuk bupati dan wali kota, untuk rapat koordinasi dan evaluasi sejauh mana implementasi plasma ini dijalankan,” tegasnya.

Menteri ATR menargetkan sejumlah permasalahan tanah di Riau dapat diselesaikan secara optimal pada tahun 2025. Namun, jika tidak tuntas, penyelesaiannya akan tetap dilanjutkan tahun depan dengan pendekatan bertahap dan terukur.

“Kita ingin selesaikan sebisa mungkin tahun ini, tetapi jika belum selesai, tentu tetap akan kita lanjutkan sampai tuntas. Ini bukan pekerjaan sehari-dua hari,” ujar Nusron Wahid.***

Tags: lingkunganpemerintahanriau
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya
Lingkungan

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

...

Read moreDetails
Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

APBD Perubahan 2026 Tunggu Evaluasi Kemendagri

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

Next Post
KHAS Pekanbaru Luncurkan “Kurma Smoothies” Sehat dan Lezat, Hanya Rp 35 Ribu Nett

KHAS Pekanbaru Luncurkan “Kurma Smoothies” Sehat dan Lezat, Hanya Rp 35 Ribu Nett

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.