• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Skema Pembiayaan Belum Final, Prediksi Harga Vaksin Corona Rp200 Ribu/dosis

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 Oktober 2020
vaksin covid-19 tak bisa diandalkan

Ilustrasi. (net)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Skema pembiayaan untuk vaksin Covid-19 masih belum putus oleh pemerintah. Maka belum bisa dipastikan apakah pemerintah akan menanggung, atau dibebankan kepada masyarakat.

Corporate Secretary PT Bio Farma (Persero) Bambang Heriyanto jika memang masyarakat harus merogoh kocek untuk mendapatkan vaksin corona, taksiran harga yang dibebankan sekitar Rp200 ribu/dosis.

“Ini kan tujuannya agar tidak memberatkan pemerintah dan masyarakat. Itu (kisaran harga) masih kurang lebih, mudah-mudahan bisa lebih murah atau malahan gratis,” kata Bambang dalam konferensi pers, Senin, 19 Oktober 2020.

Kisaran harga itu masih menggunakan asumsi bahan baku vaksin berasal  dari Sinovac — perusahaan gandengan Bio Farma. Warga akan mengeluarkan dana sendiri semata karena belum ada keputusan final terkait skema pembiayaan vaksin.

Opsi lain yang mungkin diberlakukan adalah ‘skema iuran’ — bisa dalam bentuk subsidi — separuh akan dibayarkan pemerintah, selebihnya ditanggung oleh masyarakat. “Yang pasti, pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk vaksin Covid-19,” sambungnya.

Pada tahap pertama, diperkirakan akan ada 9,1 juta orang yang akan divaksinasi, diprioritaskan pada tenaga kesehatan dan pekerja pelayanan publik. Orang-orang ini sengaja dipilih pemerintah karena dianggap sangat berpotensi terpapar virus. (bpc2)

Tags: Covid-19skema pembiayaanvaksin
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat
Internasional

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat

...

Read moreDetails
Menkes Ungkap Efek Samping Vaksin AstraZeneca — Pemicu Penyakit Langka

Menkes Ungkap Efek Samping Vaksin AstraZeneca — Pemicu Penyakit Langka

vaksin corona, dokter di rusia positif corona

1 Januari 2024, Vaksinasi Covid-19 Wajib Bayar

kasus covid-19 naik lagi

Heboh Kasus Covid-19 Naik Lagi Bikin Warga di Pekanbaru Skeptis, Dokter Paru: tak ada yang Perlu Dikhawatirkan

kasus covid-19 riau meningkat

Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 di Riau, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

varian baru deltacron, subvarian omicron

Di Inggris Sudah Menyebar Luas, Berikut Ini Gejala Baru Covid-19 Eris

Next Post
isolasi mandiri di rumah, Angka kasus terkonfirmasi Covid-19 di Riau, vaksin covid

Wajib Punya Kamar Mandi di Kamar Tidur, Isolasi Mandiri di Rumah Ditentukan Pemerintah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.