• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Menkes Ungkap Efek Samping Vaksin AstraZeneca — Pemicu Penyakit Langka

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
2 Mei 2024
Menkes Ungkap Efek Samping Vaksin AstraZeneca — Pemicu Penyakit Langka
109
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan tanggapannya terkait efek samping vaksin Covid-19 AstraZeneca yang memicu Thrombosis Thrombocytopenia Syndrome (TTS) — penyakit langka.

Menurut Budi, meskipun efek samping AstraZeneca sudah lama teridentifikasi, belum ada kasus TTS yang dilaporkan di Indonesia.

“Pihak AstraZeneca sudah melakukan riset, dan dampak dari vaksin memang ada, tetapi sangat minim,” ungkap Budi di Rumah Sakit Kanker Dharmais, dilansir pada Kamis, 2 Mei 2024.

Budi menjelaskan bahwa analisa efek samping dari vaksin AstraZeneca sudah dilakukan sejak peluncurannya, dan kemungkinan hanya ada satu atau dua kasus TTS dari vaksin tersebut.

Meski demikian, Budi menegaskan pentingnya vaksinasi untuk melawan Covid-19, mengingat risiko kematian yang lebih tinggi jika tidak divaksinasi.

“Dalam gugatan class action, AstraZeneca mengakui bahwa vaksin mereka bisa menyebabkan TTS dalam kasus yang sangat jarang. Namun, mereka juga menegaskan bahwa TTS bisa terjadi tanpa adanya vaksin AstraZeneca atau vaksin lainnya,” tuturnya.

TTS merupakan masalah kesehatan yang menyebabkan pembekuan darah dan jumlah trombosit rendah. Hingga saat ini, 51 kasus telah diajukan ke pengadilan tinggi, dengan tuntutan ganti rugi mencapai 100 juta poundsterling.***

Tags: Artikel Kesehatanvaksin
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kebanyakan Minum Soda saat Lebaran, Ini Dampak Buruk Bagi Kesehatan
Kesehatan

Kebanyakan Minum Soda saat Lebaran, Ini Dampak Buruk Bagi Kesehatan

...

Read moreDetails
Penyakit Campak 18 Kali Lebih Menular Dibanding COVID-19

Penyakit Campak 18 Kali Lebih Menular Dibanding COVID-19

Wajarkah Anak Demam Setelah Imunisasi? — Penjelasan Prof Amin, Ahli Vaksin

Wajarkah Anak Demam Setelah Imunisasi? — Penjelasan Prof Amin, Ahli Vaksin

BPOM Rilis 34 Kosmetik Berbahaya Mengandung Merkuri, Hidrokuinon, hingga Steroid

BPOM Rilis 34 Kosmetik Berbahaya Mengandung Merkuri, Hidrokuinon, hingga Steroid

BPJS Kesehatan Ringankan Beban Pasien Penyakit Kronis di Tengah Biaya Selangit 

BPJS Kesehatan Ringankan Beban Pasien Penyakit Kronis di Tengah Biaya Selangit 

BPJS Kesehatan selalu jadi pegangan terakhir. Prinsip gotong royong tidak hanya meringankan beban, justru menjadi satu-satunya harapan di tengah keputusasaan.

Penopang Asa di Tengah Derita 

Next Post
harga emas antam pekanbaru

Harga Emas Antam Naik Tipis, Cek Selengkapnya di Sini

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.