• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bagi Kamu yang Menganggap Vape Lebih Aman dari Rokok Konvensional, Ini Kata Dokter Tirta

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
12 April 2025
Bahaya Banget! Bagi Kamu yang Menganggap Vape Lebih Aman dari Rokok Konvensional, Ini Kata Dokter Tirta

Bahaya Vape dari Rokok Konvensional

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Pernahkan terpikirkan mana yang lebih berbahaya mengonsumsi vape atau rokok biasa? Penggunaan rokok elektrik atau vape di Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan survei Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), tercatat sekitar 6,9 juta orang di Indonesia menggunakan vape, dan sebanyak 3 juta di antaranya merupakan pengguna aktif.

Tren ini tak lepas dari gaya hidup modern dan persepsi bahwa vape lebih “aman” secara kesehatan, dibandingkan rokok konvensional. Namun, anggapan tersebut dibantah oleh sejumlah ahli kesehatan, termasuk Dokter Tirta, yang aktif mengkampanyekan gaya hidup sehat di berbagai platform digital.

“Dari hasil penelitian, kandungan dalam vape terbukti mengandung zat berbahaya bagi kesehatan paru-paru,” ujar Dokter Tirta dalam salah satu tayangan di chanel YouTube, Sabtu, 12 April 2025.

Dokter Tirta menyoroti, meskipun vape baru populer dalam 5-8 tahun terakhir, dampak kesehatan dalam jangka panjang belum bisa dipastikan. Menurutnya, butuh waktu 10 tahun untuk mengetahui secara pasti, efek dari rokok konvensional, dan hal serupa kemungkinan besar berlaku bagi rokok elektrik seperti vape dan sejenisnya, untuk mengetahui bahayanya.

“Rokok aja butuh puluhan tahun untuk diteliti efeknya pada tubuh. Vape yang kandungannya juga berbahaya dan baru trend 5-8 tahun ini, penyakit yang akan muncul ke depan belum bisa kita prediksi,” jelasnya.

Salah satu kekhawatirannya adalah kandungan nikotin dalam vape yang bisa menimbulkan ketergantungan, terutama di kalangan anak muda. Hal ini menjadikan vape sebagai ancaman serius bagi generasi muda, karena mereka lebih rentan terhadap pengaruh lingkungan dan cenderung mengikuti tren tanpa memahami dampak kesehatannya.

Dokter Tirta pun mengajak masyarakat, khususnya anak muda, untuk lebih bijak dan sadar akan bahaya rokok elektrik. Ia mendorong agar masyarakat mulai mencari alternatif gaya hidup yang lebih sehat dan menjauhi kebiasaan yang berpotensi merusak kesehatan dalam jangka panjang.

“Penting untuk kita memahami bahaya vape sejak dini dan memilih opsi hidup yang lebih sehat,” tutupnya.

Dengan terus meningkatnya angka pengguna vape, edukasi publik mengenai bahaya vape dan dampak negatifnya menjadi hal yang semakin mendesak untuk dilakukan.***

(Habibie)

Tags: Artikel KesehatanRokok
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kebanyakan Minum Soda saat Lebaran, Ini Dampak Buruk Bagi Kesehatan
Kesehatan

Kebanyakan Minum Soda saat Lebaran, Ini Dampak Buruk Bagi Kesehatan

...

Read moreDetails
Penyakit Campak 18 Kali Lebih Menular Dibanding COVID-19

Penyakit Campak 18 Kali Lebih Menular Dibanding COVID-19

Wajarkah Anak Demam Setelah Imunisasi? — Penjelasan Prof Amin, Ahli Vaksin

Wajarkah Anak Demam Setelah Imunisasi? — Penjelasan Prof Amin, Ahli Vaksin

BPOM Rilis 34 Kosmetik Berbahaya Mengandung Merkuri, Hidrokuinon, hingga Steroid

BPOM Rilis 34 Kosmetik Berbahaya Mengandung Merkuri, Hidrokuinon, hingga Steroid

BPJS Kesehatan Ringankan Beban Pasien Penyakit Kronis di Tengah Biaya Selangit 

BPJS Kesehatan Ringankan Beban Pasien Penyakit Kronis di Tengah Biaya Selangit 

BPJS Kesehatan selalu jadi pegangan terakhir. Prinsip gotong royong tidak hanya meringankan beban, justru menjadi satu-satunya harapan di tengah keputusasaan.

Penopang Asa di Tengah Derita 

Next Post
5 Oleh-Oleh Khas Riau yang Wajib Kamu Dibeli Saat Berkunjung ke Pekanbaru

5 Oleh-Oleh Khas Riau yang Wajib Kamu Dibeli Saat Berkunjung ke Pekanbaru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.