• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 6, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat

Hingga saat ini, lebih dari 600 kasus telah terdeteksi di 27 negara, termasuk di Amerika Utara dan Asia.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
26 September 2024
Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat
127
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Covid-19 varian XEC, dilaporkan muncul di Jerman pada Juni 2024. Varian ini disebut memiliki kemampuan penyebaran yang lebih cepat, bahkan bisa menjadi paling dominan dalam beberapa bulan ke depan.

Selain di Jerman, beberapa negara Eropa lainnya juga mengalami peningkatan kasus varian XEC dengan laju yang cukup signifikan.

Hingga saat ini, lebih dari 600 kasus telah terdeteksi di 27 negara, termasuk di Amerika Utara dan Asia.

Negara-negara dengan jumlah kasus varian XEC tertinggi hingga September merepresentasikan negara-negara dengan kemampuan deteksi surveilans yang lebih canggih dibandingkan Indonesia.

“Tentu mereka adalah negara-negara maju,” ungkap Epidemiolog Dicky Budiman.

Menurut data, distribusi Covid-19 varian XEC tertinggi terjadi di Amerika Serikat sebanyak 118 kasus. Lalu di Jerman ada 92 kasus.

Sedangkan di Inggris terdapat 82 kasus, Kanada 77 kasus dan Denmark 61 kasus.

Dicky menambahkan, meskipun negara-negara tersebut memiliki sistem deteksi surveilans yang maju, jumlah kasus yang dilaporkan belum merepresentasikan kondisi sebenarnya.

“Kasus yang teridentifikasi mungkin tidak menunjukkan gejala, dan tentu jumlahnya lebih banyak di masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, varian Covid-19 yang masih mendominasi di Eropa dan Amerika Utara adalah varian KP.3.1.1, sementara di Asia, varian yang mendominasi adalah KP.3.3.

Dicky juga mengungkapkan bahwa meskipun varian XEC masih merupakan minoritas, prevalensi tertingginya ditemukan di Jerman, dengan 13% dari total urutan genetik yang diidentifikasi berasal dari varian ini.

Ia memprediksi bahwa dalam waktu 2-3 bulan ke depan, varian XEC berpotensi menjadi lebih dominan. 

“Mutasi yang terdapat pada XEC, khususnya T.22N yang berkombinasi dengan mutasi Q493E dari KP.3.3, membuat virus lebih mudah menempel pada sel manusia,” jelasnya.

Menurut Dicky, mutasi T.22N pada varian ini memang jarang terjadi, namun kombinasi mutasi tersebut memungkinkan virus lebih mudah menginfeksi dan bereplikasi di dalam tubuh manusia.

“Sejauh ini, efek mutasi T.22N masih belum sepenuhnya dipahami, tetapi potensi penyebarannya lebih tinggi dibandingkan varian lainnya,” tuturnya.***

Tags: Covid-19Internasional
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh
Internasional

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

...

Read moreDetails
Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Iran Ikut Belasungkawa dan Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Iran Ikut Belasungkawa dan Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Kecelakaan di Tol M9 Irlandia Tewaskan Lima Remaja, Diduga demi Like Media Sosial

Kecelakaan di Tol M9 Irlandia Tewaskan Lima Remaja, Diduga demi Like Media Sosial

Keripik Kulit Ikan Patin Malakers tengah Jajaki Pasar Serbia, Maladewa, dan Hong Kong

Keripik Kulit Ikan Patin Malakers tengah Jajaki Pasar Serbia, Maladewa, dan Hong Kong

Next Post
Harga emas antam 1 gram hari ini

Setelah Melambung, Harga 1 Gram Emas Antam Turun Tipis Rp2 Ribu, Buyback di Rp1,301 Juta

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.