• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 6, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

May Day! Nasib Buruh di Zaman Kolonial Belanda

Romi J. by Romi J.
1 Mei 2020
127
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Tak hanya di luar negeri, kesadaran akan upah murah dan kerja yang berat juga disadari oleh tokoh-tokoh di zaman kolonial Belanda. Salah satunya adalah Adolf Baars, seorang Belanda anggota Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV).

Baars berfokus kepada pabrik-pabrik gula yang ada di Pulau Jawa. Menurut Baars, pabrik-pabrik gula yang ada di Pulau Jawa adalah kapitalis yang dimiliki oleh segelintir orang.

Baars menyebutkan bahwa kaum kapitalis ini menyewa tanah kaum buruh dengan harga murah, dan dijadikan perkebunan. Kemudian, para buruh dipekerjakan dengan di perkebunan tersebut, namun dengan harga yang sangat murah.

Menjelang 1 Mei 1918, Baars menuntut agar buruh-buruh tersebut diberi upah yang layak. Baars menuntut perusahaan dan pemerintah kolonial memperhatikan kesejahteraan para buruh.

Selain Baars, ada tokoh bumiputera lain yang sangat memperhatikan para buruh. Dia adalah Raden Mas Soerjopranoto, yang tak lain adalah kakak dari Ki Hajar Dewantara.

Soerjopranoto menganggap bahwa para buruh hanya menjadi sapi perahan dari industri gula yang saat itu tengah memasuki masa jayanya. Saking seringnya melakukan aksi protes dengan mogok kerja, Soerjapranoto sampai dijuluki De Sioking Koning, alias Raja Mogok. (bpc2)

Tags: buruhMay daytenaga kerja
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Permenaker Baru Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja di Daerah
Berita Pilihan

Permenaker Baru Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja di Daerah

...

Read moreDetails
Menaker: Kunci Daya Saing Tenaga Kerja Ada di Sini…

Menaker: Kunci Daya Saing Tenaga Kerja Ada di Sini…

Pemprov Riau Tegaskan Perusahaan Wajib Serap Tenaga Kerja Lokal

Pemprov Riau Tegaskan Perusahaan Wajib Serap Tenaga Kerja Lokal

Industri Sepeda Motor Diklaim Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

Industri Sepeda Motor Diklaim Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

Batas Akhir Pembayaran THR 8 Maret 2026, Disnakertrans Riau Buka Posko Pengaduan

Batas Akhir Pembayaran THR 8 Maret 2026, Disnakertrans Riau Buka Posko Pengaduan

Plt Gubri Sebut Koperasi Merah Putih dan SPPG Mampu Dongkrak Serapan Tenaga Kerja di Riau. Ini Respon Plt Gubernur soal Maraknya Kasus Perselingkuhan ASN di Pemprov Riau

Plt Gubri Sebut Koperasi Merah Putih dan SPPG Mampu Dongkrak Serapan Tenaga Kerja di Riau

Next Post

Beberapa Pengusaha di Riau Telah Ajukan Insentif Pajak Akibat COVID-19

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.