• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

PDI Tak Terima TWK KPK Seret – seret Jokowi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
12 Mei 2021
Pembakaran bendera PDIP

Foto: Ilustrasi, Net

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Elit di Partai PDI Perjuangan tak terima atas tudingan yang dilancarkan ke Presiden Joko Widodo [Jokowi] soal TWK pegawai KPK.

Tudingan ini sebelumnya dilontarkan oleh Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas (Unand) Feri Amsari yang menyebut bahwa Jokowi di balik penonaktifan Novel Baswedan dan 74 pegawai KPK lainnya yang tidak lolos TWK.

Elite PDI Perjuangan Hendrawa Supratikno menilai tudingan tersebut tidak ada berdasar, sebab masalah di internal KPK tak ada kaitannya dengan Jokowi. Menurutnya, apa yang terjadi di KPK berdasarkan penerapan Undang-Undang.

“Lho ini kok jadi dipelintir. Semua ini konsekuensi dari penerapan UU KPK yang baru (UU 19/2019). Seperti yang dikatakan Menko Polhukam, semua yang dilakukan tidak boleh menyimpang dari batasan-batasan yang ada dalam UU tersebut,” kata Hendrawan seperti dilaporkan detikcom, Rabu 12 Mei 2021.

Hendrawan mengatakan bahwa PDIP sangat anti terhadap korupsi. Pemberantasan korupsi tetap harus diletakkan dalam bingkai kepentingan yang lebih besar, yaitu menegakkan konsensus-konsensus kebangsaan yang disosialisasikan MPR, atau yang pernah dipasarkan dengan istilah Sosialisasi 4 Pilar.

Sebelumnya, Feri menilai Jokowi memerintahkan untuk menonaktifkan 75 pegawai KPK yang tak lolos TWK ASN. Feri mengatakan bahwa 75 pegawai tersebut menangani kasus-kasus penting. “Bukan tidak mungkin KPK akan berubah menjadi lembaga bargaining politik,” ujar Feri. (bpc2)

Tags: Jokowi PDIPKpkpegawaitwk
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Hukum Kriminal

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

...

Read moreDetails
Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Eksepsi Abdul Wahid, Apa yang Dilawan dalam Persidangan? Kuasa Hukum: PN Pekanbaru Tak Berwenang, Ini Ranah Administrasi

Banding Dikabulkan, Hukuman Abdul Wahid Diperberat Jadi 4 Tahun Penjara

Siapa Silmy Karim, Berapa Harga Kekayaannya?

Siapa Silmy Karim, Berapa Harga Kekayaannya?

Next Post
Warga Gaza

Utusan PBB: Palestina-Israel Bersiap Perang Skala Penuh

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.