KPK Panggil Politikus PDIP Ihsan Yunus Terkait Korupsi Bansos

Rabu, 27 Januari 2021 14:47
KPK Panggil Politikus PDIP Ihsan Yunus Terkait Korupsi Bansos
KPK RI. (Ilustrasi)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) panggil politikus PDI Perjuangan Ihsan Yunus, Rabu, 27 Januari 2021. Dia dipanggil KPK untuk diperiksa terkait kasus dugaan korupsi bantuan sosial yang menjerat mantan Menteri Sosial Juliari Batubara.

Ihsan yang merupakan mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Adi Wahyono. “Ihsan Yunus diperiksa untuk tersangka AW [Adi Wahyono],” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri, seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Advertisement

Diketahui, bahwa sebelumnya KPK sudah menggeledah rumah orang tua Ihsan di Jalan Raya Hankam, Cipayung, Jakarta Timur. Namun juga belum diketahui hal apa yang akan didalami KPK dengan dipanggilnya Ihsan.

BACA JUGA:  Penulis Buku Psikologi Komunikasi Jalaludin Rakhmat Meninggal Dunia

Dari hasil penggeledahan, penyidik mengamankan alat komunikasi dan sejumlah dokumen yang diduga terkait dengan perkara. Selain itu, adik Ihsan yang bernama Muhammad Rakyan Ikram juga sudah diperiksa. Lembaga antirasuah menduga perusahaan Rakyan turut mendapat paket pekerjaan bansos untuk wilayah Jabodetabek Tahun 2020.

Baca: Mahfud Sebut Daerah Pilkada Malah Turun dari Zona Merah, Fadli Zon: Kasihan Gelar Profesornya

KPK juga menjadwalkan pemeriksaan tiga saksi lainnya yakni eks ADC Menteri Sosial, Eko Budi Santoso, yang diperiksa untuk tersangka Adi Wahyono. Kemudian Direktur PT Integra Padma Mandiri, Budi Pamungkas dan Direktur PT Mandala Hamonangan Sude, Rajif Bachtiar Amin.

Dalam temuan awal KPK, Juliari diduga menerima fee Rp10 ribu dari setiap bansos. Total uang yang diterima mencapai Rp17 miliar dari dua paket pelaksanaan bantuan.

BACA JUGA:  JK Disebut Punya Peran dalam Penangkapan Edhy Prabowo, Ini Kata Gerindra

KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Empat lainnya adalah pejabat pembuat komitmen (PPK) Kementerian Sosial, Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso, serta dua pihak swasta Ardian I M dan Harry Sidabuke. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 03 Maret 2021 05:12

Tak Terhentikan, City Bantai Wolves 4-1

pekan ke 29 yang mempertemukan mereka dengan Wolves, City menang 4-1

Rabu, 03 Maret 2021 05:00

Catatan Sejarah 3 Februari: Sultan Muhammad Al-Fatih II Naik Tahta

Dikenal sepanjang masa sebagai seorang penakluk kerajaan yang begitu hebat

Selasa, 02 Maret 2021 22:32

Miliki Potensi Besar, Budidaya Ikan Tapah di Desa Kuala Terusan Mulai Digalakkan

Peluang dalam membudidayakan keramba ikan air tawar di Pelalawa.

Selasa, 02 Maret 2021 20:30

Ini Alasan Mengapa Ma’ruf Amin ‘Tutup Mulut’ Soal Investasi Miras

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin sengaja ‘tutup mulut’ perihal Perpres Nomor 10 Tahun 2021.

Selasa, 02 Maret 2021 19:32

Bawaslu Kuansing Sampaikan Piagam Penghargaan ke Kejari

Piagam penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dalam pelaksanaan Pilkada 2020 lalu.

Selasa, 02 Maret 2021 18:32

Seluruh Pejabat di Riau Diminta Hadir, Besok Ada Monev dengan KPK

Ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam hal tata kelola pemerintahan.

Selasa, 02 Maret 2021 18:10

Bukan Harimau, Ini Penjelasan BKSDA Soal ‘Hewan Misterius’ yang Serang Nenek di Pelalawan

Kesimpulan BKADA, bukan hewan yang menyerang nenek itu.

Selasa, 02 Maret 2021 17:25

Peresmian Air Panas Sungai Pinang  Diundur

Rencana peresmian akan dijadwalkan kembali.

Selasa, 02 Maret 2021 15:32

Pembakaran Sampah, Lahan 2,500 Meter Persegi Terbakar di Jalan Tanjung Datuk Pekanbaru

“Untuk penyebab kebakaran diduga akibat pembakaran sampah”

Selasa, 02 Maret 2021 15:30

Pemkab Harus Cari Solusi Tepat Soal PETI, Supaya ‘Jangan Asal Tangkap Saja’

“Pemilik modal juga harus ditindak. Jangan pekerja saja.”