• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Demi Operasi Trikora, Indonesia Belanja Militer Besar-Besaran

Romi J. by Romi J.
10 Oktober 2020
120
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Demi mendukung kelancaran Operasi Trikora untuk merebut Papua Barat dari tangan Belanda, Indonesia harus mempunyai militer yang kuat.

Presiden Soekarno yang menyadari hal ini kemudian berusaha membeli persenjataan dari sejumlah negara, namun gagal. Beberapa negara, seperti AS menolak menjual persenjataannya ke Indonesia karena sama-sama anggota NATO.

Bung Karno semakin gusar saat mengetahui Belanda mengirimkan kapal indul termodernnya, Karel Doorman ke Papua Barat.

Maka, pada Desember 1960, Bung Karno memerintah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal A.H Nasution untuk pergi ke Rusia. Misinya hanya 1, yaitu mendapatkan alat perang dari Rusia.

Nasution mendapatkan sambutan hangat di Rusia, dan bahkan mendapatkan kesempatan untuk berpidato di Istana Kremlin. Rusia menyetujui penjualan senjata ke Indonesia dalam piagam bernama “untuk membela perdamaian dan persaudaraan di Asia Tenggara”.

Misi Nasution berhasil membawa persenjataan dengan nilai US$ 450 juta, dengan bunga kredit 2,5 persen selama 20 tahun.

Dalam sekejap, militer Indonesia menjadi yang terkuat di belahan selatan bumi. Angkatan Udara Indonesia mempunyai puluhan pesawat tempur seri MiG, puluhan helikopter tempur, dan berbagai peralatan perang udara termodern dan tercanggih.

Namun, yang paling ditakuti adalah puluhan pesawat pembom TU-16, yang membawa peluru kendali anti kapal AS-1 Kennel. Pesawat ini disebutkan mampu menenggelamkan kapal induk Karel Doorman.

Untuk Angkatan Laut, persenjataan yang didapat tak kalah hebat. Salah satu kapal perang yang dibeli Indonesia adalah kapal jelalah kelas Sverdlov. Kapal ini mempunyai bobot penuh 16.640 ton, dengan lebar 22 meter dan panjang 210 meter. Oleh Indonesia, kapal ini diberi nama KRI Irian.

Meningkatnya kekuatan militer Indonesia secara signifikan membuat nilai tawar Indonesia menguat dalam perebutan Papua Barat. Amerika Serikat kemudian mendorong Belanda agar mau berunding dengan Indonesia. (bpc4)

Tags: IndonesiamiliterOperasi Trikora
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Daftar Mobil Listrik Murah di Indonesia 2026, Pilihan Terbaik Harga di Bawah Rp300 Juta
Otomotif

Daftar Mobil Listrik Murah di Indonesia 2026, Pilihan Terbaik Harga di Bawah Rp300 Juta

...

Read moreDetails
Belum Rilis di Indonesia, Intip Spesifikasi SUV Hybrid Premium Denza B8

Belum Rilis di Indonesia, Intip Spesifikasi SUV Hybrid Premium Denza B8

Indonesia-Jepang Perkuat Ketahanan Energi Lewat Kesepakatan Energi Nuklir Sipil

Indonesia-Jepang Perkuat Ketahanan Energi Lewat Kesepakatan Energi Nuklir Sipil

Sejak Awal Merdeka, Indonesia Konsisten Tolak Hubungan Diplomatik dengan Israel Meski Berkali-kali Dihubungi

Sejak Awal Merdeka, Indonesia Konsisten Tolak Hubungan Diplomatik dengan Israel Meski Berkali-kali Dihubungi

Bali Berhasil Kalahkan London, New York hingga Dubai, sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

Bali Berhasil Kalahkan London, New York hingga Dubai, sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

Sejarah dan Jejak Kepemimpinan Akademi Militer dari Masa ke Masa

Sejarah dan Jejak Kepemimpinan Akademi Militer dari Masa ke Masa

Next Post
Erick thohir

BIN Sebut Sudah Kantongi Dalang Demo UU Ciptaker, Fahri Hamzah: Please!

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.