• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Awas! Fenomena Banjir Rob di Indonesia Akibat Fase Bulan Baru

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
7 Mei 2024
Awas! Fenomena Banjir Rob di Indonesia Akibat Fase Bulan Baru

Foto: Ilustrasi/Pixabay

115
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob di beberapa wilayah Indonesia mulai 6 hingga 18 Mei 2024. 

Peringatan ini terkait dengan fenomena fase bulan baru yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Rabu mendatang, 8 Mei 2024. Fenomena ini diprediksi akan menyebabkan ketinggian pasang air laut mencapai titik maksimum, atau bahkan lebih tinggi dari kondisi normalnya.

Apa yang Dimaksud dengan Fase Bulan Baru?

Dalam ilmu Astronomi, Fase bulan baru adalah fase bulan pertama terjadi saat bulan lebih kurang berada pada garis lurus antara Bumi dan Matahari. Seluruh bagian Bulan yang disinari Matahari berada di bagian belakang, artinya bagian yang tak disinari yang terlihat jelas dari Bumi.

Daerah Berpotensi Banjir Rob

Berdasarkan data water level dan prediksi pasang surut, banjir rob berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pesisir, termasuk Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Sumatra Barat, Pulau Jawa, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, hingga Papua Selatan.

Wilayah-wilayah yang berpotensi terkena dampak tersebut antara lain pesisir Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Sumatra Barat, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua Selatan. 

BMKG menegaskan bahwa potensi banjir rob akan terjadi dalam rentang waktu yang berbeda-beda, mulai dari hari hingga jam terjadinya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan siaga menghadapi dampak dari ketinggian pasang air laut maksimum ini. Fenomena ini dapat mempengaruhi aktivitas masyarakat di kawasan pesisir, termasuk kegiatan di pelabuhan serta sektor tambak dan perikanan darat di sekitar wilayah-wilayah tersebut.

“Masyarakat diimbau selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut,” tegas BMKG dalam keterangannya.

Berikut adalah potensi lokasi dan rentang waktu terjadinya banjir rob di beberapa wilayah yang berpotensi terdampak:

  • Sumatera Utara: Pesisir Belawan dan sekitarnya: 6-11 Mei 2024
  • Kepulauan Riau: Pesisir Karimun: 6-15 Mei 2024, Pesisir Batam: 8-11 Mei 2024, Pesisir Dabo Singkep: 11-15 Mei 2024
  • Sumatera Barat: Pesisir Padang dan Padang Pariaman: 8-9 Mei 2024
  • Banten: Pesisir Barat dan Selatan Banten: 6-12 Mei 2024, Pesisir Utara Banten: 9-11 Mei 2024
  • Jakarta: Pesisir Utara Jakarta: 8-12 Mei 2024
  • Jawa Tengah: Pesisir Utara Jawa Tengah: 11-18 Mei 2024
  • Jawa Timur: Pesisir Kota Surabaya: 7-12 Mei 2024
  • Kalimantan Timur: Pesisir Balikpapan Timur dan Baru Ulu: 8-12 Mei 2024
  • Sulawesi Tenggara: Pesisir Pulau Muna dan Buton: 8-12 Mei 2024
  • Maluku: Pesisir Teluk Ambon, Saumlaki, dan Banda: 8-12 Mei 2024, Pesisir Selatan Pulau Seram, Kepulauan Kai, dan Dobo: 8-12 Mei 2024, Pesisir Kabupaten Seram Timur: 8-12 Mei 2024
  • Papua Selatan: Pesisir Merauke: 7-11 Mei 2024

***

Tags: BMKGlingkungan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Bandara SSK II Pekanbaru Lakukan Uji Kekuatan Tanah Runway, Jam Operasional Dibatasi
Ekonomi

Kabut Asap, Operasional Bandara SSK II Pekanbaru Normal

...

Read moreDetails
150 Hotspot Muncul di Riau, Kualitas Udara di Pekanbaru Masih Tidak Sehat

150 Hotspot Muncul di Riau, Kualitas Udara di Pekanbaru Masih Tidak Sehat

Menhub: Bandara Dibuka Kembali Setelah Keselamatan Penerbangan Dipastikan

Menhub: Bandara Dibuka Kembali Setelah Keselamatan Penerbangan Dipastikan

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Next Post
Mendag Sebut Terigu dan Pelumas tak Lagi Masuk Daftar Larangan Impor Bahan Baku Industri

Mendag Sebut Terigu dan Pelumas tak Lagi Masuk Daftar Larangan Impor Bahan Baku Industri

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.