Supremasi Kulit Putih, Alasan Pelaku Penyerangan Masjid di Selandia Baru

Senin, 24 Agustus 2020 12:01
Supremasi Kulit Putih, Alasan Pelaku Penyerangan Masjid di Selandia Baru
Pelaku penembakan live di facebook. (Foto: net)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Jaksa penuntut mengatakan motif penyerangan masjid di Selandia Baru adalah ingin menunjukkan supremasi kulit putih. Selain itu, pelaku juga ingin menanamkan ketakutan di kalangan muslim.

“Dia ingin menanamkan ketakutan kepada mereka yang dianggap pendatang, termasuk kepada muslim atau secara umum kepada imigran non Eropa,” kata Jaksa Barnaby Hawes, dikutip dari Aljazeera, Senin 24 Agustus 2020.

Advertisement

Yang mengerikan, Hawes juga mengatakan pelaku merencanakan aksinya dengan matang. Bahkan, persiapannya penyerangan dilakukan lebih dari setahun.

Pelaku, warga Australian bernama Brenton Tarrant ini dengan cermat merencanakan penembakannya, sehingga korban yang berhasil dibunuh bisa sebanyak mungkin. Pelaku juga merencanakan pembakaran masjid.

Baca: Puluhan Awak Kapal Induk AS Positif Corona

Brenton Tarrant melakukan penembakan sadis dan brutal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019 lalu. Tidak hanya menembaki jemaah masjid, namun dia juga menyebarkannnya secara langsung di media sosial facebook.

Dari video yang beredar, pelaku tampak berjalan ke masjid, dan mulai menembaki pintu masjid. Beberapa orang tergeletak. Pelaku kemudian masuk ke masjid, dan menembaki siapa saja yang terlihat.

Pelaku tampak tak mengenal rasa kasihan. Bahkan, korban yang sudah tergeletak di masjid kembali ditembaki tanpa ampun.

Pemerintah Selandia Baru mengkonfirmasi bahwa ada 40 korban tewas. 30 korban di Masjid Al-Noor, dan 10 korban lagi di Masjid Linwood. (bpc4)

Berita Terkini

Selasa, 26 Januari 2021 21:03

Bikin Urut Dada, Karena Sakit, Ibu dan 2 Anaknya Makan Nasi dengan Kecap

#Kemanusiaan #RumahYatim #Riau

Selasa, 26 Januari 2021 19:17

9 Orang di Riau Dilaporkan Meninggal Akibat Corona Hari Ini

#Covid #Riau #KasusTerkonformasi

Selasa, 26 Januari 2021 18:35

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Investasi

#BPJSKetenagakerjaan #Investasi #Kejagung

Selasa, 26 Januari 2021 18:08

GPMP Peduli Keadilan Desak Kejati Usut Dugaan Korupsi Gubernur Syamsuar

#KejatiRiau #Demonstrasi #DugaanKorupsi

Selasa, 26 Januari 2021 17:34

Kemenkes Tegaskan Vaksin Covid-19 Bukan untuk Bisnis

#VaksinCovid #VaksinCorona

Selasa, 26 Januari 2021 17:30

DPRD Provinsi Riau Wacaranakan Revisi Perda RTRW Tahun Ini

#PerdaRTRW #RTRWRiau #regional

Selasa, 26 Januari 2021 16:21

Istilah Baru Draf RUU: Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah

#PEMILU

Selasa, 26 Januari 2021 16:15

Pengelola PLTA Koto Panjang Pastikan Ketinggian Air Masih Normal Meski Curah Hujan Tinggi

#PLTAKotoPanjang #CurahHujan #Banjir

Selasa, 26 Januari 2021 15:32

Krisis Akibat Covid-19 Menjadi yang Terburuk dalam 1 Abad

#KrisisEkonomi #PBB #pandemi

Selasa, 26 Januari 2021 14:30

Belum Ada Laporan Keluhan dari Peserta Vaksinasi di Riau

#VaksinCorona #EfekSamping #Kesehatan