Piala Dunia, Investor Saham Beralih ke Judi Bola

Senin, 09 Juni 2014 07:22

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Analis dari Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia menjelang Piala Dunia akan turun sementara sebelum naik kembali saat kompetisi empat tahunan tersebut dimulai. Penurunan, menurut Kiswoyo diakibatkan gairah  bertransaksi yang berkurang menjelang Piala Dunia.

Penurunan transaksi menjelang Piala Dunia, selain karena gairah bertransaksi yang berkurang juga karena adanya dana pasar modal yang beralih ke judi bola. »Saat perdagangan sepi itu lah para bandar dengan dana besar akan mulai bermain, dan indeks akan naik kembali saat Piala Dunia berjalan,” kata Kiswoyo, Ahad, 8 Juni 2014.

Mengenai peralihan dana dari pasar modal ke judi bola, menurut Kiswoyo biasanya hanya dilakukan oleh investor lokal. Sebab investor asing umumnya cukup professional dan akan berfokus pada perdagangan. »Orang asing biasanya akan fokus, kalau berjudi mereka tak akan main di pasar modal, dan sebaliknya,” kata dia.

Hal sebaliknya justru terjadi pada investor lokal, bagi mereka yang hobi judi bola biasanya akan mengalihkan sementara dananya ke judi bola.

Baca: Ini Empat Posisi Jabatan BRK yang Akan Diisi Tim Pansel

Perhelatan piala dunia di Brasil akan dibuka pada 13 Juni 2014 mendatang. (Baca: Tim Peserta Piala Dunia Brasil Mulai Berdatangan).  Sebelumnya analis dari Universal Broker Indonesia, Satrio Utama mengatakan, efeknya akan terlihat sepekan sebelum berlangsungnya pembukaan. Ketika ada piala dunia, diperkirakan banyak investor yang akan menarik uang mereka di pasar modal.

Apalagi dana asing di Bursa Efek Indonesia yang berasal dari Asia dan Eropa, kata dia, kebanyakan pengelolaan keuangannya dilakukan di Singapura dan Hong Kong yang terkenal sebagai pusat perjudian termasuk judi bola.

Kiswoyo  memprediksi pada pekan depan menjelang dan saat Piala Dunia, indeks akan berada pada kisaran support 4.800 – 5.100 dan resisten pada 5.000 – 5.100. (Baca juga: Defisit Perdagangan Melebar, IHSG Kemungkinan Lesu).(tempo)