• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemerintah Prabowo – Gibran Bakal Pikul Beban Berat dengan Utang Negara Jatuh Tempo hingga Rp800 Triliun

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
15 Juli 2024
beban utang negara
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakilnya Gibran Rakabuming Raka akan memikul beban utang negara yang berat. Setelah dilantik nanti, mereka harus melunasi utang jatuh tempo yang mencapai Rp800 triliun.

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, utang jatuh tempo pada 2024 tercatat sebesar Rp434,29 triliun, terdiri dari Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp371,8 triliun dan pinjaman sebesar Rp62,49 triliun.

Pada tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran, yaitu 2025, utang jatuh tempo akan meningkat tajam menjadi Rp800,33 triliun. Rinciannya, SBN sebesar Rp705,5 triliun dan pinjaman Rp94,83 triliun. Angka ini terus tinggi pada tahun berikutnya, yaitu Rp803,19 triliun pada 2026 dan Rp802,61 triliun pada 2027.

Penurunan utang jatuh tempo baru terlihat pada 2028, dengan nilai Rp719,81 triliun, terdiri dari SBN sebesar Rp615,2 triliun dan pinjaman sebesar Rp104,61 triliun. Selama periode 2025-2028, total utang jatuh tempo yang harus dilunasi mencapai Rp3.125,94 triliun. Setelah itu, jumlah utang jatuh tempo diperkirakan akan menurun hingga mencapai level terendah pada 2041, yaitu sebesar Rp30,8 triliun.

Hingga akhir April 2024, total utang pemerintah Indonesia sudah mencapai Rp8.338,43 triliun. Profil jatuh tempo utang ini terdiri dari:

  • Kurang dari 1 tahun: Rp600,85 triliun
  • 1-3 tahun: Rp1.762,25 triliun
  • Di atas 3-5 tahun: Rp1.480,12 triliun
  • Di atas 5-10 tahun: Rp2.437,57 triliun
  • Di atas 10-15 tahun: Rp787,36 triliun
  • Di atas 15-20 tahun: Rp573,11 triliun
  • Di atas 20 tahun: Rp697,17 triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa besarnya utang jatuh tempo pada periode 2025-2027 disebabkan oleh belanja tambahan selama pandemi Covid-19. Saat itu, Indonesia membutuhkan hampir Rp 1.000 triliun untuk belanja tambahan di tengah penurunan penerimaan negara sebesar 19% akibat ekonomi yang berhenti.

“Pada 2020, utang jatuh tempo maksimal dari pandemi kita di 7 tahun dan sekarang terkonsentrasi di 3 tahun terakhir 2025, 2026, dan 2027. Ini menimbulkan persepsi bahwa banyak utang yang menumpuk,” kata Sri Mulyani, dilansir dari CNBC Indonesia, Senin, 15 Juli 2024.

Sri Mulyani meyakini besarnya utang jatuh tempo pada 2025-2028 tidak akan menjadi masalah selama persepsi terhadap APBN, ekonomi, dan politik Indonesia tetap positif. “Jika negara kita kredibel, APBN baik, ekonomi baik, dan kondisi politik stabil, maka revolving utang akan kecil karena negara ini dianggap stabil,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa jika surat utang Indonesia tidak jatuh tempo, surat utang yang dipegang akan terus revolving. Namun, jika stabilitas terganggu, pemegang surat utang bisa melepasnya dan meninggalkan Indonesia.***

Tags: keuanganPrabowo SubiantoPresiden Terpilihutang negara
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Prabowo Tantang MSCI, IHSG Sempat Anjlok hingga 11,6%
Ekonomi

Prabowo Tantang MSCI, IHSG Sempat Anjlok hingga 11,6%

...

Read moreDetails
Karhutla Hancurkan Hampir 300 Rumah, 1.000 Warga Mengungsi

Karhutla Hancurkan Hampir 300 Rumah, 1.000 Warga Mengungsi

Hak Keuangan Anggota Watimpres Rp76,5 Juta per Bulan

Bahlil Pegang Dua Jabatan, 90% Investasi Hilirisasi Ada di Sektor ESDM

Bahlil Pegang Dua Jabatan, 90% Investasi Hilirisasi Ada di Sektor ESDM

Kabinet Merah Putih Berubah Lagi, Berikut Nama Menteri dan Kapolri Baru

Putusan MK Soal Wajib Belajar Gratis Jadi Sorotan usai Pernyataan Prabowo

Putusan MK Soal Wajib Belajar Gratis Jadi Sorotan usai Pernyataan Prabowo

Next Post
Penembakan Donald Trump

Setelah Penembakan Donald Trump, Joe Biden: Selesaikan Perbedaan di Kotak Suara, Bukan dengan Peluru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.