Menkeu TegasKan Tak Ada Pemulihan Ekonomi Sampai Vaksin Covid-19 Ditemukan

Minggu, 22 November 2020 11:35
Menkeu TegasKan Tak Ada Pemulihan Ekonomi Sampai Vaksin Covid-19 Ditemukan
Menteri Kuangan RI, Sri Mulyani. (JPNN.com)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan vaksin Covid-19 begitu amat penting bagi setiap negara di tengah upaya pemulihan wabah corona. Dia bahkan menegaskan tak ada pemulihan ekonomi di negara manapun sampai vaksin benar-benar ditemukan.

“Seluruh dunia (saat ini) sangat membutuhkan ketersediaan vaksin (Covid-19). Itu untuk pemulihan ekonomi. (Sederhananya) tanpa vaksin, pandemi akan terus berlanjut dan menekan perekonomian,” katanya, Minggu, 22 November 2020.

Advertisement

Konferensi tingkat tinggi G20 tahun 2020 yang dilaksanakan secara virtual oleh Arab Saudi akhir pekan ini, juga fokus membahas bagaimana akses untuk mendapat vaksin corona.

“Akses vaksin menjadi penting, karena tidak akan ada pemulihan ekonomi di seluruh dunia sampai seluruh negara mendapatkan akses vaksin tersebut,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers usai menghadiri KTT G20.

Baca: Siang Ini, Gempa 4,8 SR Guncang Bengkulu

Ada dua fokus dalam pertemuan itu, yakni finance track dan sherpa track. Fokus pada finance track adalah mengenai upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi, termasuk pembiayaan bagi vaksin, yang tentu memakan sumber daya yang sangat besar.

Maka dalam hal ini, dibahas mengenai bagaimana negara-negara di seluruh dunia, terutama negara berkembang, bisa mendapatkan akses vaksin Covid-19.

“Di sinilah letak peranan dari lembaga-lembaga multilateral menjadi sangat penting, bagaimana mereka bisa memberikan dukungan pendanaan bagi negara-negara berkembang atau negara miskin, sehingga seluruhnya mendapatkan vaksin,” jelas dia.

Sri Mulyani mengatakan, dalam pertemuan antar menteri keuangan negara-negara G20 tersebut, diakui bahwa pandemi telah memberikan dampak yang luar biasa bagi perekonomian setiap negara. Sehingga diperlukan upaya bersama untuk penanganan Covid-19 agar ekonomi kembali pulih.

“Covid-19 telah menyebabkan dampak yang sangat-sangat luar biasa di berbagai negara. Oleh karena itu, semua negara melakukan kebijakan bersama-sama untuk menangani Covid-19 dan mengendalikan perekonomian agar pulih kembali,” terangnya. (bpc2)

Berita Terkini

Senin, 30 November 2020 14:33

AirAsia Akan Distribusikan Vaksin Corona di Asean

#vaksin #corona #distribusi #nasional #kargo #airasia

Senin, 30 November 2020 13:34

Sah, APBD Riau 2021 Diketok Palu Rp9,132 Triliun

#APBD

Senin, 30 November 2020 13:31

Berikut Ini Daerah di Riau yang Perlu Diwaspadai dalam Penyebaran Covdi-19

#corona #covid-19 #penanganacoviddiriau #jubirsatgas

Senin, 30 November 2020 12:45

Jubir Penanganan Covid-19 Riau: Dari 100 Sampel yang Diperiksa 20% Positif Corona

#kasusterkonfirmasi #covid #corona #riau

Senin, 30 November 2020 12:32

BI Sebut Pasar Syariah di Negara Non Muslim Berkembang Pesat

#pasarsyariah #banksyariah #pasarsyariah

Senin, 30 November 2020 11:31

Kisah Rosmainar, Penjual Kue Basah untuk Hidupi 8 Orang Anaknya di Tengah Pandemi

#covid-19 #corona #sumbar #penjualkue

Senin, 30 November 2020 11:15

Giring Sebut Hanya Politik Uang yang Bisa Jatuhkan Calon PSI di Pilkada Serentak

#giring #psi #politikuang

Senin, 30 November 2020 11:13

Mirisnya Penanganan Jenazah Diduga Korban Covid-19, Mati Pun Masih Salah Urus?

#penyelenggaraanjenazah #covid #corona #riau