Vaksin Corona Berpotensi Jadi Masalah Baru Jika Hanya Digratiskan pada Kelompok Tertentu

Minggu, 22 November 2020 12:30
Vaksin Corona Berpotensi Jadi Masalah Baru Jika Hanya Digratiskan pada Kelompok Tertentu
Vaksin corona. (Ilustrasi/net)

BERTUAHPOS.COM — Vaksin corona (Covid-19) berpotensi akan menimbulkan masalah baru jika hanya digratiskan pada kelompok tertentu. Wacana ini sebelumnya sudah muncul. 

Menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) masalah vaksin corona adalah persoalan keadilan pemerintah terhadap rakyatnya. Pengendalian Covid-19, tidak akan selesai jika dalam penanganannya masih cenderung pilih kasih.

Sebelumnya Menteri Kesehatan RI saat RDPU dengan Komisi IX DPR beberapa waktu lalu, bahwa skema vaksinasi Covid-19 hanya akan menanggung biaya vaksinasi untuk 32 juta orang saja. 

Sedang 75 juta orang tidak ditanggung oleh pemerintah atau menggunakan skema mandiri (out of pocket). “Jelas skema yang digunakan pemerintah itu sangat jauh dari kata adil,” kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi dalam keterangan tertulis, Minggu, 22 November 2020.

Baca: Cegah COVID-19, Mahasiswa Unri Bagikan Face Shield Buatan Sendiri

Dalam pandangannya, jika dilihat dari sisi kebijakan bahwa vaksinasi adalah upaya mewujudkan equity sebagai bentuk public goods yang harus dibiayai sepenuhnya oleh negara. 

“Apalagi Covid-19 sudah dinyatakan sebagai  bencana non alam,” katanya. 

Menanggung biaca vaskinasi wajib hukumnya bagi pemerintah kepada masyarakat tanpa terkecuali. Hidup sehat dan kesehatan sejatinya adalah hak warga negara dan dijamin oleh konstitusi UUD 1945.

Selama ini Pemerintah telah menanggung seluruh biaya perawatan pasien Covid-19 yang rata-rata mencapai Rp80 juta per kasus, sehingga membiayai vaksin yang berkisar antara Rp25.000 per dosis (vaksin COVAX GAVI WHO, termasuk vaksin MODERNA) hingga Rp200.000 per dosis (vaksin SINOVAC) layak untuk dilakukan.

“Jadi, artinya secara finansial pemerintah sesungguhnya masih mempunyai kemampuan untuk melakukan hal itu,” tegasnya.

Tulus mengkhawatirkan apabila cakupan imunisasi Covid-19 rendah, maka kekebalan kelompok (herd immunity) yang tercapai dengan cakupan 70-80% penduduk, tidak akan terwujud. 

“Tentu artinya upaya untuk membendung wabah Covid-19 dengan instrumen vaksin akan sia-sia belaka,” jelasnya.

Jika pemerintah merasa kesulitan atas tekanan finansial yang dialaminya, maka pemerintah bisa melakukan konversi terhadap subsidi energi. Sebagian subsidi energi bisa dialihkan untuk menggratiskan biaya vaksinasi warga.

Pemerintah juga bisa menambah persentase kenaikan cukai rokok pada 2021, misalnya menjadi 23 persen, dari rencana semula yang hanya 17 persen saja. (bpc2)

Berita Terkini

Senin, 29 November 2021 18:14

Ini Keunggulan IBC bank bjb, Transaksi Keuangan Corporate Semakin Mudah

bjb terus melakukan inovasi produk layanan untuk memudahkan nasabah perorangan atau corporate dalam melakukan transaksi keuangan. 

Senin, 29 November 2021 17:33

Takluk dari Semen Padang, KS Tiga Naga Harus Terdegradasi ke Liga 3

KS Tiga Naga harus terdegradasi ke Liga 3 usai takluk dari Semen Padang 1-0, Senin 29 November 2021.

Senin, 29 November 2021 16:39

Kejati Riau: Tuduhan Kongkalikong Penanganan Bansos Siak, Fitnah!

penyidikan dugaan korupsi Bansos Pemkab Siak tersebut masih terus berlanjut

Senin, 29 November 2021 15:42

Kembali Jadi yang Terbaik Pertama, PKS Riau Terima Anugerah KI Riau Award 2021: Alhamdulillah

PKS Provinsi Riau kembali mendapatkan penghargaan dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau.

Senin, 29 November 2021 15:04

Syamsuar Pertegas Tak Ada ASN yang Ambil Cuti Selama PPKM Level 3

Syamsuar berjanji akan melakukan pemantauan secara ketat terhadap ASN di lingkungan Pemprov Riau selama PPKM Level 3

Senin, 29 November 2021 14:33

Sakit Hati, Pemuda Pengangguran di Pekanbaru Tega Bunuh Paman dengan Sadis

Pemuda pengangguran di Pekanbaru dengan berinisial AS tega membunuh sang paman dengan sadis.

Senin, 29 November 2021 14:16

Jokowi Soal UU Cipta Kerja: Saya Pastikan Kepada Investor, Proyek Aman

Proyek investasi yang kini berjalan tidak akan terganggu sebab UU Cipta Kerja tetap dilaksanakan.

Senin, 29 November 2021 13:23

Indonesia Waspadai Corona Varian Omicron, Ini 5 Gejalanya

Covid-19 varian Omicron 500% lebih cepat penularannya.

Senin, 29 November 2021 12:28

Ameer Azzikra di Mata Ustaz Abdul Somad

Jenazah Ameer Azzikra dimakamkan di Gunung Sindur tadi pagi.