Thai Lion Air Akan Operasikan ATR 72-600 dari Hat Yai

Kamis, 06 Maret 2014 13:52
Thai Lion Air Akan Operasikan ATR 72-600 dari Hat Yai

BERTUAHPOS.COM, Thai Lion Air, anak perusahaan Lion Air di Thailand, telah mengumumkan rencana pengembangan jaringan dari Hat Yai, sebuah kota yang berada di Thailand bagian selatan. Untuk mengembangkan rute di Hat Yai, Thai Lion Air telah menerima satu pesawat ATR 72-600 yang ditempatkan di kota itu, memungkinkan bagi perusahaan untuk membuka rute domestik dan internasional.

Mulai 21 Maret 2014, Thai Lion Air akan menawarkan layanan penerbangan dari Hat Yai ke sebuah kota resort di Hua Hin, sebanyak lima penerbangan dalam seminggu. Sedangkan penerbangan dari Hat Yai ke Surat Thani, yang merupakan gerbang ke pulau wisata Koh Samui dan Koh Phangan, akan dilayani sebanyak tiga kali seminggu. Sebelumnya tidak ada maskapai penerbangan yang mengoperasikan kedua rute tersebut.

Advertisement

Selanjutnya, pada 6 April 2014 Thai Lion Air akan meluncurkan rute internasionalnya yang pertama dari Hay Yai, menghubungkan dua kali seminggu dengan kota di Indonesia, Medan, dan empat kali seminggu menuju Subang, dekat dengan Kuala Lumpur.

“Kami memilih Hat Yai sebagai hub kedua kami karena ini merupakan pintu gerbang ke Thailand bagian selatan dan kami tahu bahwa banyak orang pergi ke Thailand bagian selatan untuk urusan bisnis dan wisata. Banyak destinasi wisata populer di Thailand bagian selatan dan kami juga akan mendorong warga Thailand untuk menjelajahi negara-negara tetangga, yaitu Indonesia dan Malaysia,” kata Direktur Eksekutif Thai Lion Air Andi Burhan.

Baca: Pertalite Naik Lagi, DPRD Riau Mulai Pesimis Target PAD Bisa Tercapai

Thai Lion Air telah mendapatkan persetujuan dari regulator untuk mengoeprasikan rute penerbangan baru, baik domestik maupun internasional. Thai Lion Air berencana menambah frekuensi penerbangan dari Don Mueang Airport, Bangkok, menuju Chiang Mai, Hat Yai, Jakarta, dan Kuala Lumpur.

Burhan menuturkan, pesawat kecil seperti ATR 72-600 sangat cocok dioperasikan di Thailand bagian selatan karena umum penumpang di kawasan itu tidak begitu padat. “Memiliki ATR memungkinkan bagi kami untuk beroperasi di kota-kota kecil di Thailand dan mengembangkan jaringan domestik yang lebih komprehensif,” papar Burhan.(sj/smr)