• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Mona : Bila Tak Ada JKN Mungkin Saya Sudah Tidak Sanggup Lagi untuk Membayar

Ram by Ram
26 Oktober 2022
115
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, AGAM – Dua setengah tahun jalani hemodialisis darah, tidak menyurutkan mental wanita paruh baya ini untuk berhenti jalani pengobatannya. Monalisa Sofyan (40), warga asal Guguak Randah, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat ini merasa beruntung bisa kenal program JKN untuk masalah kesehatannya.

Mona begitu biasa dipanggil sehari-hari dikampung halamannya, mengaku senang dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit ketika dirinya menjalani perawatan. “Jujur, senang dengan pelayanan Kesehatan dari rumah sakit. Karena saya termasuk pasien rutin yang berkunjung disini, namun perawat dan dokternya tetap ramah, murah senyum dan komunikatif,” ungkapnya ketika menjalani hemodialisis darah di Rumah Sakit Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi, Rabu 26 Oktober 2022.

Lebih lanjut, Mona menceritakan pengalamanya ketika awal-awal didiagnosa oleh dokter bahwa dirinya menderita penyakit gagal ginjal kepada tim BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi yang rutin melakukan kunjungan ke-RS sebagai bentuk pelayanan kepada pasien pengguna JKN-KIS yang sedang menjalani perawatan baik rawat inap maupun rawat jalan.

“Siapa sangka bakalan begini. Karena gejala awal saya tidak terlalu merasakan betul sampai akhirnya mulai gejala serius seperti pembengkangan ditangan dan kaki serta kehilangan nafsu makan,” ucapnya sedih mengenang cerita pahit yang menjadi babak baru dalam perjalanan hidupnya.

“Namun harus bagaimana lagi, kita sebagai manusia harus jalani dengan ikhlas dan harus banyak bersyukur serta bersabar dari ujian dan takdir Alloh. Tentu dengan tetap melakukan upaya-upaya seperti berobat, maka saya beruntung sekali menjadi bagian dari pengguna kartu JKn-KIS,” Imbuhnya bercerita dengan awak media.

Sebelum mengenal Program JKN, Mona harus mengeluarkan biaya yang cukup banyak untuk pengobatanya, bahkan ketika hendak menjalani pengobatan dirinya harus memikirkan biaya untuk kerumah sakit. Hingga pihak rumah sakit menyarankannya untuk menjadi Peserta JKN-KIS di BPJS Kesehatan.

“Dengan perawatan rutin, tentunya ini bukanlah hal yang mudah. Saya harus bolak balik sekitar dua sampai tiga kali seminggu untuk melakukan cuci darah. Hingga akhirnya salah satu perawat ketika itu menyarankan untuk mendaftarkan diri menjadi Peserta JKN,” ungkap Mona.

“Sekarang setelah bergabung dengan BPJS Kesehatan dan memiliki kartu JKN, saya tidak khawatir soal biaya rumah sakit yang dahulu ketika jadi pasien umum harus mengeluarkan sekitar satu sampai dua jutaan untuk cuci darah ini. Bisa dibayangkan berapa uang yang harus ditotal semuanya selama dua setengah tahun ini menjalani cuci darah,” sambungnya.

Dirinya mengaku, bila tidak ada kartu JKN mukin sudah lama tidak berobat, karena tidak sanggub untuk membayar. “Tanpa adanya program JKN ini, mungkin sudah tidak sanggup lagi untuk membiayai perawatan ini. Beruntung kami kenal program ini lebih cepat. Saya ingin mengucapkan terimakasih kepada BPJS Kesehatan selaku penyelenggara program JKN, dan terimakasih untuk pihak rumah sakit yang senantiasa melayani kami tanpa membeda-bedakan sedikitpun. Alhamdulillah,” tutupnya senang dan bersyukur sembari berharap cepat sehat dan pulih kembali.***

Tags: Berita SumbarBPJS kesehatanJKNkis
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Ram

Ram

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%
Ekonomi

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

...

Read moreDetails
Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung Oleh BPJS Kesehatan

Berikut Ini Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung Oleh BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Ringankan Beban Pasien Penyakit Kronis di Tengah Biaya Selangit 

BPJS Kesehatan Ringankan Beban Pasien Penyakit Kronis di Tengah Biaya Selangit 

kenaikann iuran BPJS

KPK Ultimatum Rumah Sakit yang Mengajukan Klaim Fiktif ke BPJS Kesehatan

Ekspor Sumatera Barat

Nilai Ekspor Sumatera Barat per Mei 2024 Turun 39,65%

Pascabajir Lahar Dingin, Distribusi dan Produksi Bahan Pangan di Sumbar Perlu Segera Diatasi

Pascabajir Lahar Dingin, Distribusi dan Produksi Bahan Pangan di Sumbar Perlu Segera Diatasi

Next Post

Pastikan Kesiapan Venue Porpov X Riau, KONI Riau Bakal Datangi Kuansing Lagi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.