Indra Agus Lukman Tetap Harus Ikut Assesment Untuk Dapat Jabatan Kepala Dinas

Sabtu, 25 Desember 2021 12:05
Indra Agus Lukman Tetap Harus Ikut Assesment Untuk Dapat Jabatan Kepala Dinas

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Setelah dinyatakan bebas dari jeratan kasus korupsi, status PNS atau ASN Indra Agus Lukman—mantan Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau yang dinonaktifkan—kini tengah diupayakan agar aktif kembali.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau Ikhwan Ridwan mengatakan proses itu kini tengah berlangsung di Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN. Jikapun status PSN Indra Agus dikembalikan, maka statusnya hanya sebagai pegawai negeri sipil biasa.

“Dengan kata lain, Pak Indra Agus tetap harus mengikuti assesment jika dia ingin mengembalikan jabatan sebagai kepala dinas atau kepala di salah satu OPD di lingkungan Pemprov Riau,” katanya kepada Bertuahpos.com, Sabtu, 25 Desember 2021.

Secara umum, Ikhwan berkata, tahapan yang harus dilalui Indra Agus sama seperti prose-proses seleksi yang diikuti oleh calon pejabat lainnya. 

Baca: Proyek Venue Lintasan Atletik di Kuansing Mangkrak, Pejabat Dispora Akui Dipanggil Polda Riau

Sebab sudah menjadi ketentuan hukum jika ASN terlibat dalam kasus hukum maka status PNS-nya dinonaktifkan dan jabatannya dilepas atau digantikan.

Pemprov Riau hingga kini masih mengupayakan agar status ASN Indra Agus Lukman aktif kembali. 

“Untuk surat permohonan diaktifkannya status ASN Pak Indra Agus sudah lama kita ajukan ke KASN. Sampai sekarang kita masih menunggu,” kata Ikhwan.

Sejauh ini, fokus Pemprov Riau memang lebih kepada bagaimana status ASN Indra Agus aktif kembali, mengingat hasil putusan pengadilan telah menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak bersalah dan dibebaskan.

Hal itu, agar Indra Agus kembali bisa mendapatkan hak-haknya sebagai PNS. Sejauh ini, Ikhwan Ridwan tidak bisa memberikan kepastian berapa lama Indra Agus menunggu status ASN-nya aktif kembali.

“…yang jelas seluruh syarat dan ketentuan untuk mengaktifkan status PNS Pak Indra Agus sudah kami sampaikan ke KASN, tinggal kita tunggu sajalah hasilnya bagaimana,” tuturnya. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 19 Januari 2022 20:39

Teller Bank BRI Leluasa Bobol Rekening Nasabah, Pekan Depan Diadili

Teller Bank BRI ini sebelumnya leluasa membobol rekening 8 nasabah dengan nilai Rp1,2 miliar.

Rabu, 19 Januari 2022 20:33

Terjadi Panic Buying Beli Minyak Goreng, Dewan Minta Pemko Pekanbaru Sidak Ritel Guna Cegah Penimbunan

Bahkan viral di media sosial emak-emak rela antre untuk membeli minyak goreng satu harga yang mulai diterapkan hari ini.

Rabu, 19 Januari 2022 17:06

Pemprov Riau Diminta Batalkan Penyertaan Modal Ke Jamkrida dan BRK

Aksi unjuk rasa ini digelar di depan Kantor Gubernur Riau pada, Rabu, 19 Januari 2022 di Pekanbaru. 

Rabu, 19 Januari 2022 17:03

Akhir Pekan Ini Mendagri Tito Karnavian ke Riau, Salah Satu Agendanya Tinjau Vaksinasi Massal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian diagendakan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau.

Rabu, 19 Januari 2022 16:09

Riau Sudah Berangkatkan 221 Jemaah Umrah dalam Tiga Kali Keberangkatan

Keberangkatan dilakukan pada tanggal 8, 10 dan 12 Januari 2022.

Rabu, 19 Januari 2022 14:54

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum: Sebagai Orang Sunda, Saya Terusik dengan Ucapan Arteria Dahlan

Ridwan Kamil mengaku sangat risih dengan pernyataan yang dilontarkan oleh politisi PDIP Artieria Dahlan.

Rabu, 19 Januari 2022 14:38

Syamsuar Sebut Rata-rata 20 Perkara Hukum Dihadapi dalam Setahun

Jumlah perkara hukum yang relatif banyak, SDM kurang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:25

Rocky Gerung Sebut IKN Nusantara Berpotensi Jadi ‘Kota Hantu’

Rocky mengutip kegelisahaan Sri Mulyani bahwa anggaran untuk membangun IKN Nusantara sebagian besar dari utang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:11

Edy Natar Khawatirnya Potensi Kepanikan Sosial, Daerah Jangan Pernah Sepelekan Covid Omicron

“Kalau kepanikan sosial ini terjadi nanti, akan mempengaruhi psikologis masyarakat kita.”

Rabu, 19 Januari 2022 12:52

Antisipasi Penyebaran Covid Omicron, Syamsuar Sebut PNS Tak Diizinkan ke Luar Daerah

Langkah ini dalam rangka upaya Pemprov Riau mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron.