• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Menkopolhukam Beberkan Sejumlah Negara Tetangga yang Selalu Komplen soal Asap Karhutla

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
30 April 2025
Menkopolhukam Beberkan Sejumlah Negara Tetangga yang Selalu Komplen soal Asap Karhutla

Menkopolhukam Beberkan Sejumlah Negara Tetangga yang Selalu Komplen soal Asap Karhutla

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Budi Gunawan, menyoroti pentingnya perhatian serius terhadap komplain negara-negara tetangga terkait masalah asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia.

Ia menyebut beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, dan Filipina kerap menyampaikan keluhan, namun sejauh ini belum ada langkah hukum internasional yang diambil.

“Sejumlah negara tetangga memang sering melayangkan komplain terkait asap lintas batas. Namun, yang patut disyukuri, hingga kini belum ada tindakan hukum yang resmi dilakukan terhadap Indonesia,” ujar Budi Gunawan dalam keterangan resminya, Selasa, 29 April 2025 di Pekanbaru.

Budi menjelaskan bahwa meskipun disampaikan dalam bentuk keberatan, keluhan dari negara-negara tersebut seringkali dibarengi dengan tawaran kerja sama, termasuk dalam hal teknis penanganan dan pencegahan karhutla.

Menurutnya, ini menjadi sinyal positif bahwa jalur diplomasi masih terbuka dan dapat dimaksimalkan untuk menjaga hubungan baik antarnegara.

“Negara-negara seperti Singapura dan Malaysia umumnya menyampaikan keluhan secara formal, namun juga disertai dengan niat untuk membantu. Ini artinya mereka masih melihat bahwa persoalan asap bisa ditangani melalui kerja sama dan bukan konfrontasi,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah Indonesia tetap berkomitmen untuk melakukan penanganan karhutla secara lebih dini agar tidak menimbulkan dampak lintas batas yang berujung pada tekanan diplomatik. Langkah antisipasi, kata Budi, menjadi kunci untuk meredam potensi konflik dengan negara lain sekaligus menjaga citra Indonesia di mata internasional.

“Upaya kita saat ini fokus pada pencegahan. Penanganan yang cepat dan kolaboratif antara pusat dan daerah sangat diperlukan agar masalah ini tidak membesar dan berdampak ke luar negeri,” ujar Budi.

Selain itu, Budi juga menekankan pentingnya menjaga nama baik Indonesia dalam pergaulan internasional. Menurutnya, menjaga lingkungan bukan hanya soal kebijakan dalam negeri, tetapi juga bagian dari tanggung jawab regional dan global.

“Isu karhutla ini bukan hanya persoalan lingkungan, tapi juga menyangkut geopolitik dan posisi tawar Indonesia di mata dunia. Oleh karena itu, kita harus serius menanganinya sejak awal,” pungkasnya.

Pemerintah berharap penanganan proaktif dan diplomasi yang konstruktif dapat terus memperkuat kerja sama regional sekaligus menghindari dampak hukum internasional atas persoalan asap lintas batas.***

Tags: Karhutlalingkungan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ekspor Gas ke Singapura Dihentikan, Pasokan Dialihkan ke Batam
Ekonomi

Ekspor Gas ke Singapura Dihentikan, Pasokan Dialihkan ke Batam

...

Read moreDetails
Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Karhutla Hancurkan Hampir 300 Rumah, 1.000 Warga Mengungsi

Dampak Karhutla Mengancam Investasi Properti hingga Awal 2027

Karhutla Meluas ke 17 Provinsi, Anggota Komisi IV DPR RI Desak Presiden Tetapkan Target Terukur

Karhutla Meluas ke 17 Provinsi, Anggota Komisi IV DPR RI Desak Presiden Tetapkan Target Terukur

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

Stok Menipis, Pemprov Riau Minta Tambahan 850 Ribu Pcs Masker ke Pusat

Simak Protokol Pelindung Diri dari Kabut Asap Karhutla

Next Post
Perusahaan Terbukti Bakar Hutan dan Lahan Siap-siap Dicabut Izin Usahanya

Perusahaan Terbukti Terlibat Karhutla Siap-siap Dicabut Izin Usahanya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.