• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Budidaya Bebek Petelur, Pria di Pekanbaru Ini Raup Rp850 Ribu Hingga Rp1 juta Per Hari

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
5 Agustus 2022
Budidaya bebek petelur di Pekanbaru

Septo, pembudidaya bebek petelur di Pekanbaru.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Cerita sukses budidaya bebek petelur datang dari Septo, seorang mantan karyawan bank BUMN di Pekanbaru. Usaha budidaya bebek petelur ini sudah dia lakoni sekitar setahun lebih.

“Saya awalnya lihat teman. Dia sukses dalam budidaya bebek petelur. Saya tertarik dan saya pelajari. Saya belajarnya otodidak saja. Baca, nonton YouTube, lalu saya coba. Alhamdulillah sampai sekarang berjalan sesuai harapan,” kata Septo.

Usaha budidaya bebek petelur ini dia lakukan di belakang sebuah rumah kecil di pemukiman padat, persisnya di Jalan Kereta Api, Tangkerang Tengah, Pekanbaru.

Bagi Septo budidaya bebek petelur tidak serepot budidaya lainnya. “Tidak begitu memakan tenaga lah intinya,” katanya. “Paling kerjanya pagi, bersihkan kandang, beri makan, pungut telur. Kalau sore lebih sebentar lagi, cuma ngasih makan saja,” jelasnya.

Saat ini, Septo membudidayakan sebanyak 700 ekor bebek petelur yang dipisahkan dalam 2 kandangan berdekatan. Saat ini, sudah 500 ekor bebeknya menghasilkan telur, sedangkan 200 ekor lagi belum menghasilkan karena usianya baru sekitar 2 bulanan.

Dari 500 ekor bebek itu, dalam sehari Septo bisa mengumpulkan sebanyak 420 butir atau sekitar 14 papan dengan omzet Rp850 ribu hingga Rp1 juta.

Menurut Sapto pasar telur bebek di Pekanbaru masih sangat menjanjikan. Sejauh ini, langganannya para tukang bandrek dan beberapa pasar kaget. “Soalnya, pemasok telur bebek dari Sumbar, dari info yang saya dapat mereka mengalihkan pasarnya ke Jambi. Karena harga jual di sana lebih tinggi,” ujarnya.

“Jadi kebutuhan pasar di Pekanbaru jadi kurang. Setiap hari telur bebek yang saya panen selalu habis. Bahkan sekarang kekurangan. Kadang ada yang minyak 5-6 papan, tapi kita cuma punya 4 papan. Jadi kalau untuk pasar di Pekanbaru sangat menjanjikan lah,” kelas.

Menurut Septo, beberapa hal yang perlu jadi perhatian penting dalam usaha budidaya bebek petelur yakni memperhatikan tingkat stresnya. Bebek, kata dia termasuk golongan unggas yang mudah stres, sama halnya seperti burung puyuh.

Untuk mengatasi itu, kata Septo, setiap kali membersihkan kandang di pagi hari, dia selalu menghidupkan musik. Cara ini dapat mengurangi atau menekan tingkat stres pada bebek.

Hal yang juga penting untuk diperhatikan, bebek tidak suka dengan suasana yang gelap. “Pernah suatu ketika tiba-tiba mati lampu, ribut. Jadi nggak saya sama tetangganya. Sekarang paling saya sediakan genset untuk antisipasi kalau mati lampu,” jelasnya. “Selain itu, jangan gonta-ganti pakan.”

Adapun beberapa hal yang bisa menyebabkan turunnya produksi, yakni saat bebek dalam keadaan stres, murak atau ganti bulu, dan jangan biasakan berenang di kolam.

“Dulu saya pernah buat kolam di dekat kandang, setiap kali weekend saya lapas supaya dia bisa berenang. Tapi setelah itu produksi telurnya menurun. Misal saya lepas hari Minggu, berenang di kolam. Nanti Senin jumlah telur turun. Selasa baru naik lagi. Mungkin karena fisiknya terkuras saat berenangnya. Sekarang nggak ada lagi saya sediakan kolam,” tutur Septo.***

Tags: budidaya
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Santri Ini Berhasil Kembangkan Usaha Budidaya Entok Jumbo hanya dengan Memanfaatkan Limbah Nasi
Insight

Santri Ini Berhasil Kembangkan Usaha Budidaya Entok Jumbo hanya dengan Memanfaatkan Limbah Nasi

...

Read moreDetails
Peluang Usaha Budidaya Rumput Azolla, Solusi Pakan Alternatif Bagi Para Peternak

Peluang Usaha Budidaya Rumput Azolla, Solusi Pakan Alternatif Bagi Para Peternak

Proyek Budidaya Udang Terintegrasi Rp7 Triliun Mulai Digarap

Proyek Budidaya Udang Terintegrasi Rp7 Triliun Mulai Digarap

Peternak di Pekanbaru Berhasil Memanfaatkan Styrofoam Bekas Ekspedisi untuk Budidaya Ikan

Peternak di Pekanbaru Berhasil Memanfaatkan Styrofoam Bekas Ekspedisi untuk Budidaya Ikan

Karyawan F&B di Pekanbaru Sukses Kembangkan Usaha Budidaya Ikan Guppy — Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Karyawan F&B di Pekanbaru Sukses Kembangkan Usaha Budidaya Ikan Guppy — Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Dukung Ekonomi Lokal, APPIAT Panen Perdana 1 Ton Ikan Nila di Pekanbaru

Dukung Ekonomi Lokal, APPIAT Panen Perdana 1 Ton Ikan Nila di Pekanbaru

Next Post
pedagang sapi kurban, kebutuhan hewan kurban

Pemerintah Klaim Kasus PMK Terkendali

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.