• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Mantan Penambang Pasir Sukses Jadi Petani Durian Montong di Kampar

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
8 Januari 2025
Mantan Penambang Pasir Sukses Jadi Petani Durian Montong di Kampar

Mantan Penambang Pasir Sukses Jadi Petani Durian Montong di Kampar

190
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Berawal dari kerasnya kehidupan sebagai penambang pasir, Yan, yang berdomisili di sekitar Danau Bingkuang, Kabupaten Kampar, mengambil langkah besar untuk mengubah nasibnya. Dia meninggalkan dunia tambang kemudian mengadu peruntungan di sektor pertanian. 

Keputusannya itu membawanya sukses membudidayakan durian montong, menjadikan kebunnya sebagai salah satu destinasi favorit pecinta durian dari berbafai daerah.

Kini, pria yang dulu bekerja di bawah terik matahari dan debu tambang ini menikmati manisnya hasil panen dari kebun seluas 1,4 hektare miliknya.

“Sekitar tahun 2010, saya sadar pekerjaan menambang pasir tak akan bertahan selamanya. Benar saja, tahun 2015 usaha tempat saya bekerja tutup,” cerita Yan saat ditemui di kebun durian montong miliknya di Kampar.

Keputusan besar itu dimulai pada 2011, ketika Yan mulai belajar bercocok tanam durian. Saat itu, bibit durian montong sedang naik daun di desanya. 

Dia membuka kebun durian montong pertama setelah mendapatkan banyak pengalaman dari petani di Desa Tambang. “Saya melihat peluang besar. Permintaan durian montong sangat tinggi, meski perawatannya memang tidak mudah,” kata Yan.

Yan dengan sabar mempelajari teknik perawatan durian montong, termasuk teknik pemangkasan dahan atau pruning. Teknik ini membantu menjaga keseimbangan pohon dan memastikan semua bagian mendapat cukup angin.

“Awalnya memang sulit, tapi kalau sudah terbiasa, semuanya terasa lebih mudah,” ujarnya sambil mempraktikkan cara pruning pada pohon durian montongnya yang berusia dua tahun.

Di kebunnya, Yan mengembangkan bibit durian montong asal Thailand melalui teknik okulasi, yaitu menempelkan mata tunas dari satu tanaman ke tanaman lainnya.

Dengan perawatan intensif dan pupuk berkualitas, pohon durian montong miliknya bisa mulai berbuah dalam waktu 3-4 tahun, tergolong cepat untuk tanaman jenis ini.

Kini, di atas lahan seluas 1,4 hektare, Yan membudidayakan sekitar hampir 100 pohon durian montong. Pada musim panen, sekitar 50 pohon menghasilkan 100 buah durian montong setiap hari.

“Harga di kebun Rp80.000 per kilogram. Kalau lewat perantara, bisa lebih dari Rp100.000 per kilogram,” ujar Heriyandi, salah satu pemasok durian dari kebun Pak Yan.

Dengan berat rata-rata 2 kilogram per buah, durian montong dari kebunnya selalu habis terjual, terutama saat akhir pekan. Banyak pembeli datang langsung ke kebun untuk menikmati sensasi memetik dan menyantap durian di tempat.***

Tags: budidayapertanian
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Krisis Air Terparah, Sri Lanka Siapkan Rencana Olah Air Laut
Internasional

Krisis Air Terparah, Sri Lanka Siapkan Rencana Olah Air Laut

...

Read moreDetails
Kolaborasi antara mahasiswa agroteknologi dan teknik elektro UIN Suska Riau berhasil menciptakan smart farming berbasis internet of thing untuk apotek hidup di lokasi KKN mereka.

Mahasiswa UIN Suska Riau Berhasil Kembangkan Teknologi Smart Farming IoT untuk Apotek Hidup di Lokasi KKN

RPB Inisiasi Gerakan Tanam 100 Ribu Bibit Cabai di Agustus Ini

RPB Inisiasi Gerakan Tanam 100 Ribu Bibit Cabai di Agustus Ini

Padi Gamagora 7 Diklaim Jadi Solusi Ketahanan Pangan di Lahan Tadah Hujan

Padi Gamagora 7 Diklaim Jadi Solusi Ketahanan Pangan di Lahan Tadah Hujan

Tambah 18 Ribu Hektare Sawah, Riau Bidik Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga Beras

Tambah 18 Ribu Hektare Sawah, Riau Bidik Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga Beras

Produksi Jagung Nasional 2025 Melonjak hingga 16 Juta Ton Lebih

Produksi Jagung Nasional 2025 Melonjak hingga 16 Juta Ton Lebih, Daerah Ini Tetap Juaranya

Next Post
Khas Hotel Pekanbaru Hadirkan Promo Spesial Ulang Tahun WIKA Realty ke-25

Khas Hotel Pekanbaru Hadirkan Promo Spesial Ulang Tahun WIKA Realty ke-25

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.