BI Ingatkan Momentum Pertumbuhan Ekonomi Riau Perlu Dijaga

Kamis, 25 November 2021 14:00
BI Ingatkan Momentum Pertumbuhan Ekonomi Riau Perlu Dijaga
Kantor Bank Indonesia Perwakilan Riau Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru, Riau

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau Decymus meminta agar momentum pemulihan pertumbuhan ekonomi perlu terus dijaga. Pertumbuhan tersebut harus didukung oleh peningkatan inklusi ekonomi sehingga lebih optimal dalam memperbaiki kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial. 

“Salah satu langkah strategis yang didorong oleh BI Riau yaitu digitalisasi perekonomian dan pengembangan UMKM,” ujarnya dalam pertemuan tahunan Bank Indonesia, Kamis, 24 November 2021.

Dia menambahkan, di tahun 2021, BI Riau bersinergi dengan seluruh Pemerintah Daerah di wilayah Riau membentuk Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). 

Dengan terbentuknya TP2DD, kata Decymus, seluruh pihak dapat saling bersinergi dan bekerja sama secara optimal untuk mendorong akselerasi dan perluasan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETPD) di seluruh wilayah Provinsi Riau, terutama dari sisi pendapatan daerah sehingga dapat meningkatkan kemandirian fiskal daerah. 

Baca: Belum Berhentikan Dekan FISIP Tersangka Pelecehan Seksual, Wakil Rektor Unri: Kita Tak Bisa Semena-Mena

Selain mendorong implementasi ETPD, BI juga mengakselerasi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yang dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan transaksi ekonomi, dan menjadi solusi bagi usaha mikro, subsistem dan kecil untuk meningkatkan omset dan skala usahanya. 

“Bahkan dalam kegiatan Gerakan Riau Berwakaf, QRIS menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan dalam meningkatkan kesadaran untuk berwakaf di kalangan milenial,” tuturnya.

Decymus mengungkapkan, dalam rangka pengembangan UMKM, BI Riau mengambil tiga upaya nyata yaitu melalui peningkatan daya saing, digitalisasi, dan korporatisasi. Peningkatan daya saing, lanjut dia, dilakukan melalui edukasi dan kurasi dari narasumber ahli. 

BI Riau juga secara aktif mendorong digitalisasi UMKM yaitu dari sisi produksi, pemasaran produk, dan penggunaan digital payment seperti QRIS dalam pembayaran transaksinya. Selanjutnya, korporatisasi perlu didorong untuk memperkuat sisi kelembagaan dan kelangsungan usaha UMKM.

“Ke depan, masih terdapat berbagai tantangan dalam upaya meningkatkan perekonomian Riau. Untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut, BI Riau mengemukakan empat langkah strategis yang dapat ditempuh. Langkah pertama yaitu mendorong investasi hilirisasi komoditas Riau,” ujarnya.

Menurutnya, sumber daya alam di Riau harus dioptimalkan hingga ke level produk akhir untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing di tingkat global sehingga dapat berkontribusi dalam global value chain. 

Langkah kedua, yakni dengan meningkatkan inklusi ekonomi dan keterhubungan rantai produksi lokal ke pasar global melalui enforcement terhadap program kemitraan sesuai Peraturan Gubernur Riau No. 77 Tahun 2020. 

“Skema kemitraan ini memberikan peluang bagi petani rakyat untuk meremajakan tanaman, mendapatkan harga yang lebih layak, dan sekaligus menjamin ketersediaan feedstock berkualitas untuk industri CPO yang berorientasi ekspor,” kata Decymus.

Ketiga, melanjutkan implementasi digitalisasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Sumber-sumber pendapatan asli daerah terus didorong melalui kanal transaksi digital, untuk menciptakan efektivitas, efisiensi, dan transparansi keuangan pemerintah sehingga pada akhirnya meningkatkan produktivitas perekonomian di Riau secara keseluruhan. 

Langkah keempat yaitu memperkuat infrastruktur dasar pendukung perekonomian. Dukungan infrastruktur diperlukan sebagai daya tarik investor untuk menanamkan modalnya. 

Penguatan diperlukan pada infrastruktur jalan, listrik, air, pelabuhan, hingga kawasan industri. Dalam melaksanakan berbagai langkah pemulihan ekonomi tersebut, diperlukan adanya sinergi yang baik antara Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, Perbankan, dan instansi terkait lainnya. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 01 Desember 2021 18:16

bank bjb Sabet Predikat Top 20 Financial Institution 2021

Kinerja positif PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) kembali meraih apresiasi.

Rabu, 01 Desember 2021 17:41

Syamsuar Kesal ke Kepala OPD: Jujur Tahun Ini Paling Parah

Gubernur Riau Syamsuar meluapkan kekesalannya saat memberikan pengarahan usai lantik 32 pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau. 

Rabu, 01 Desember 2021 17:01

Hemat Berbelanja Online dengan Kode Promo Eksklusif dari Saleduck Indonesia

Kehadiran platform belanja online yang kian menjamur

Rabu, 01 Desember 2021 16:52

Syahrial Abdi Kepala Bapenda Riau, Ini Daftar Lengkap Nama Pejabat Baru di Pemprov Riau

Sebanyak 32 pejabat Tinggi Pratama atau pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau dilakukan pelantikan untuk posisi jabatan baru. 

Rabu, 01 Desember 2021 16:31

Bukan Bunuh Diri, Korban Meninggal di Fly Over Arengka Diduga Laka Lantas

Kapolsek Tampan, I Komang Aswatama menyebutkan korban meninggal di fly over Arengka bukanlah bunuh diri.

Rabu, 01 Desember 2021 14:28

Seorang Warga Bunuh Diri dengan Melompat di Fly Over Arengka Pekanbaru

Sebuah video menunjukkan seorang warga bunuh diri dengan cara melompat dari fly over Arengka, Pekanbaru, Rabu 1 Desember 2021.

Rabu, 01 Desember 2021 14:01

Moeldoko Takut Data Palsu Dipakai Parpol untuk Pilpres 2024

Jangan sampai orang-orang yang tidak mewakili rakyat yang jadi pemimpin

Rabu, 01 Desember 2021 13:41

Syamsuar Pastikan Pejabat Non Job Karena Kerjanya Nggak Bagus

Lambatnya kinerja kepala OPD salah satu indikator penilaian evaluasi.

Rabu, 01 Desember 2021 13:20

Kadispora Riau Tak Berani Beberkan Besaran Anggaran Renovasi Stadion Kaharuddin Nasution

Rencana renovasi akan menggunakan pos anggaran tahun 2022

Rabu, 01 Desember 2021 13:05

Promo Rebranding dari Hotel Khas Pekanbaru, Dapatkan Harga Spesial

Sebagai promo rebranding, hotel Khas Pekanbaru memberikan promo spesial untuk pelanggan.