• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Banyak yang Tak Tahu, Ini Sejarah Makanan Khas Riau Gulai Ikan Patin

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 Mei 2022
Masakan Khas Riau Gulai patin

Masakan khas Riau Gula Ikan Patin/FOTO: Net.

255
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Bagi warga Riau siapa yang tak kenal dengan gulai ikan patin. Makanan khas Riau ini begitu primadona sehingga selalu ada sebagai pelengkap menu di setiap rumah makan, khususnya di Pekanbaru.

Jika dilihat, gulai ikan patin merupakan perbauran ikan patin dengan kuah gulai kental. Uniknya, masakan khas Pekanbaru, Riau ini menggunakan bahan dasar ikan patin yang dipotong besar. 

Namun, tak banyak yang tahu, di balik kelezatan gulai ikan patin menyimpan sejarah yang panjang tentang rempah-rempah khas di dunia. Masakan khas Melayu Riau ini ternyata banyak dipengaruhi cita rasa masakan Khas Tiongkok, Arab dan India. 

Dari seporsi gulai ikan patin saja, kita bisa belajar banyak tentang akulturasi rasa. Keren, kan. Ikan patin dikenal masyarakat Riau dengan sebutan ikan baung, jenis ikan ini sudah lama banyak hidup di perairan sungai di Provinsi Riau. 

Sebut saja aliran sungai Indragiri, sungai Siak, Sungai Kampar dan sungai Rokan, hampir semuanya bisa ditemukan ikan patin. Jenis ikan ini sudah lama hidup di sungai sehingga masyarakat sudah mengolahnya menjadi makanan khas sejak zaman dahulu.

Orang tua zaman dulu sudah banyak mengolah ikan patin, bukan sekadar hanya digoreng atau dibakar tetapi penggunaan bumbu serta rempah sudah sangat maksimal. Hal ini berlangsung sejak para pedagang dari Tiongkok dan Arab banyak singgah di Riau.

Dengan singgahnya para pedagang ini, mulailah diperkenalkan berbagai bumbu dan teknik pengolahan termasuk untuk mengolah ikan patin dan berbagai masakan lain yang berasal dari komoditas asli khas Riau.

Ikan ini dimasak dengan berbagai racikan bumbu yang kemudian dikenal sebagai gulai, rasa masakan kental dengan cita rasa khas Melayu.

Gulai Ikan Patin menjadi makanan yang segar dan nikmat kala dimakan siang hari. Makanan yang satu ini wajib dicoba. Diolah secara higienis dan bersih, ternyata juga digemari wisatawan asing.

Ikan patin yang termasuk dalam kelompok genus pangasius itu memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi yaitu seperti asam lemak esensial DHA dan EPA, vitamin A, omega 3, vitamin B6, vitamin D, vitamin B12, zat besi, selenium, yodium.

Protein yang terdapat pada ikan ini sekitar 23–28 persen, untuk kandungan lemak lebih rendah daripada ikan-ikan lainnya. Konon kandungan lemak tak jenuh sebesar 50 persen yang terdapat pada ikan patin dapat mencegah penyakit kardiovaskular [sistem organ yang memiliki fungsi memindah zat Ke dari Sel], dapat juga menurunkan kolesterol jahat sehingga mampu mencegah/menurunkan risiko penyakit jantung koroner.***

Tags: Gulai Ikan PatinMasakah Khas Riausejarah
Share6Tweet4Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Jejak Perdagangan Global di Balik Azimat Kuno Riau yang Diselamatkan Museum Sang Nila Utama
Lifestyle

Jejak Perdagangan Global di Balik Azimat Kuno Riau yang Diselamatkan Museum Sang Nila Utama

...

Read moreDetails
Operasi Gigi Tertua di Dunia Ditemukan, Neanderthal Lakukan 59.000 Tahun Lalu di Siberia

Operasi Gigi Tertua di Dunia Ditemukan, Neanderthal Lakukan 59.000 Tahun Lalu di Siberia

Wisata Sejarah Istana Gunung Sahilan, Mengenal Jejak Kerajaan Melayu Tertua di Kampar Riau

Wisata Sejarah Istana Gunung Sahilan, Mengenal Jejak Kerajaan Melayu Tertua di Kampar Riau

Grand Egyptian Museum akhirnya dibuka di Giza. Presiden Mesir hadir. Museum modern ini menampilkan 57.000 artefak dan koleksi penuh Tutankhamun.

Grand Egyptian Museum Jadi Kompleks Arkeologi Terbesar Satu Peradaban

BRIN Ingatkan Potensi Tsunami di Selatan Jawa

BRIN Ingatkan Potensi Tsunami di Selatan Jawa

Bukan Mahkota Emas, Ini Benda Peninggalan Kerajaan Siak yang Paling Fenomenal

Bukan Mahkota Emas, Ini Benda Peninggalan Kerajaan Siak yang Paling Fenomenal

Next Post
Tour de Siak

Riau Minta Pergelaran Tour de Siak Tambah Rute Hingga ke Malaysia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.