• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sejarah Kue Bak Pia, Kuliner Khas Jogja yang Dulunya Diisi Daging Babi, Kini Jadi Makanan Paling Populer se-Nusantara

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
11 November 2022
Sejarah kue bak pia jogja

Sejarah Kue Bak Pia Jogja / Foto: Ilustrasi_Net.

Share on FacebookShare on Twitter

Sejarah Kue Bak Pia punya perjalanan panjang sebelum benar – benar dikenal sebagai makanan khas Jogja. Tou Luk Pia begitu dulu dia disebut dan menjadi salah satu cemilan favorit orang China.

Konon menurut sejarah, Kue Bak Pia dulunya bernama Tou Luk Pia dalam bahasa Mandari yang berarti kue lembut berisi kacang hijau. Kemudian, namanya berevolusi menjadi bakpia karena masyarakat tiongkok saat itu mengganti isiannya dengan daging.

Tentu sangat jauh dengan kebanyakan Bak Pia yang sering kita temukan saat ini. Berbagai inovasi telah banyak memadukan unsur kekinian, terutama dalam rasa Kue Bak Pia, hingga dikenal sebagai oleh – oleh khas Jogja.

Makanan ini terbuat dari tepung terigu dipanggang dengan isian kacang hijau bercampur gula. Namun, untuk proses pembuatannya tentu tak sesederhana itu.

Kue Bak Pia hanyalah satu dari sekian banyak kuliner khas Indonesia yang merupakan hasil akulturasi budaya. Dalam sebuah penelitian oleh Amelia Puspita Sari dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Bak Pia terbentuk dari pengaruh akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa.

“Harus diakui bahwa, perpaduan (akulturasi) kuliner ini berhasil menghidangkan kue enak dan nikmat,” tulisnya dalam penelitian berjudul: Bakpia Sebagai Bentuk Akulturasi Budaya Indonesia dan Tiongkok di Bidang Kuliner (Studi Kasus Bakpia 29).

Akulturasi budaya dalam kuliner Indonesia membuktikan bahwa benturan budaya tidak selalu berbahaya, justru menghasilkan keanekaragaman baru yang kemudian menjadi ciri khas yang diakui.

Menurut sejarahnya, Kue Bak Pia kali pertama dibawa oleh pendatang dari Tiongkok, Kwik Sun Kwok, pada 1940-an ke Yogyakarta. Kala itu. Kwik menyewa sebidang tanah di Kampung Suryowijayan, Kecamatan Mantrijeron, Yogyakarta milik seorang warga lokal bernama Niti Gurnito.

Awalnya, Kue Bak Pia dibuat dengan isian daging dan minyak babi. Kuliner ini kemudian dimodifikasi dengan tidak lagi menggunakan campuran bahan dari babi, melainkan kacang hijau campur gula sebagai penggantinya.

Ternyata, hasil campuran ini lebih cocok di lidah masyarakat Yogyakarta sehingga mulai banyak digemari.

Pada tahun 1980an, Kue Bak Pia kian menunjukkan eksistensinya. Bermunculan banyak rumah produksi Bap Pia di kawasan Pathuk. Awalnya warga buka toko di rumah mereka masing – masing untuk menyuguhkan Kue Bak Pia.

Hingga kini, kuliner ini kian dikemas dengan kemasan yang lebih baik mengikuti perkembangan zaman. Itulah sejarah Kue Bak Pia, kuliner khas Jogja yang lahir atas akulturasi budaya Indonesia dan China.***

Tags: JogjaKulinersejarah
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Sore di Pelataran Jam Gadang Bukittinggi, Mengenang Tragedi Pembantaian 1958
Lifestyle

Sore di Pelataran Jam Gadang Bukittinggi, Mengenang Tragedi Pembantaian 1958

...

Read moreDetails
KHAS Pekanbaru Hadirkan “Teman Senja”, Afternoon Tea Mulai Rp25 Ribu

KHAS Pekanbaru Hadirkan “Teman Senja”, Afternoon Tea Mulai Rp25 Ribu

VIDEO: Heppy Coffee Pekanbaru, Tempat Ngopi Multi-waktu

VIDEO: Heppy Coffee Pekanbaru, Tempat Ngopi Multi-waktu

Wisata Jogja Heha Ocean View, Spot Foto Premium, Tiket Cuma Rp25 Ribu?

Wisata Jogja Heha Ocean View, Spot Foto Premium, Tiket Cuma Rp25 Ribu?

Taman Pintar Jogja, Destinasi Wisata Edukasi yang Menyulap Sains Menjadi Petualangan Interaktif untuk Anak

Taman Pintar Jogja, Destinasi Wisata Edukasi yang Menyulap Sains Menjadi Petualangan Interaktif untuk Anak

Wisata Jogja Heha Sky View, Tempat Paling Hits dan Kekinian di Gunungkidul

Wisata Jogja Heha Sky View, Tempat Paling Hits dan Kekinian di Gunungkidul

Next Post
Libur Sekolah Ramadan 2024, Ini Harapan DPRD Pekanbaru

APBD 2023, DPRD Pekanbaru Desak Pemko Tambah Anggaran Beasiswa

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.