Usai Banjir, Kini Kantor Walnag Terbakar

Senin, 22 Februari 2016 09:08

BERTUAHPOS.COM, LIMAPULUH KOTA – Belum lagi kering air mata masyarakat Nagari Gunuang Malintang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota akibat dilanda banjir dua minggu lalu.
Minggu (21/02/2016) kemarin sekitar Pukul 1.30 Wib tengah malam bencana kembali menghanguskan Kantor Walinagari Gunuang Malintang akibat amukan sijago merah.Tidak ada yang bisa diselamatkan termasuk dokumen nagari serta surat-surat penting lainnya dari kobaran api, bahkan sebahagian kecil bantuan untuk korban banjir yang belum disalurkanpun ikut hangus terbakar.

“Benar, telah terjadi kebakaran kantor Walinagari Gunuang Malintang, malam tadi. Sampai kini kita terus menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran,” jelas Kapolsek Pangkalan Iptu Kalbert Junaidi, Minggu (21/02/2016) kemarin.

Beruntung mobil Damkar Unit Pangkalan bersama dengan Kapolsek Pangkalan, Camat, dibantu masyarakat Gunuang Malintang sigap menjinakkan kobaran api, sehingga bagian dapur dan WC tidak ikut terbakar. Namun, akibat amukan api dinihari buta itu, telah membuat kerugian materi sekitar Rp 450 juta bagi Nagari Gunuang Malintang.

“Kerugian kita taksir mencapai Rp 450 juta. Karena disamping barang inventaris Nagari,komputer, Honda dan mobiler lainnya ikut hangus,” jelas Kapolsek.

Baca: RS Syafira Siapkan Divisi untuk Kelola Limbah

Camat Pangkalan, Andri Yasmen, menyebut meski 90 persen Bangunan Kantor Walnag beserta isinya hangus, tetapi pelayanan bagi masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya. “Tadi Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan sudah melihat lansung lokasi kantor Walnag yang terbakar. Wabub berpesan agar pelayanan tetap berjalan seperti biasa,” jelas Camat menirukan ucapatan Wabub.

Untuk mempermudah pelayanan, disampaikan Camat, kantor walnag sementara menggunakan bangunan milik KAN di Gunuang Malintang. Begitu juga dengan peralatan berupa komputer serta printer, juga akan dibantu camat dengan meminjamkan satu set komputer kepada Walnag.

“Kita akan pinjamkan dulu satu set komputer lengkap dengan printer untuk pelayanan. Kemudian kantor sementara numpang di KAN, di Pasar Gunuang Malintang, sehingga pelayanan tetap berjalan,” sebutnya.

Sesuai dengan arahan Wabub, dalam waktu dekat Camat bersama Pemerintah Kabupaten akan melakukan rapat untuk membahas terkait bencana kebakaran yang menimpa kantor walinagari Gunuang Malintang.

Penulis : Khatik