Gajah Betina Setengah Abad di Riau Ini Dievakuasi

Selasa, 28 Juli 2020 12:07
Gajah Betina Setengah Abad di Riau Ini Dievakuasi
Gajah betina berusia 50 tahun berhasil di evakuasi – Foto: BKSDA Riau.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Seekor gajah betina, berusia 50 tahun dievakuasi. Gajah dengan berat 4 ton ini terdeteksi masih berada di kantong gajah Rokan Hilir, Riau. Persisnya di Desa Melayu Besar Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan.

Hasil survei populasi kantong gajah sumatera yang dilakukan Balai Besar KSDA Riau bersama mitra pada tahun 2018 lalu, mendeteksi bahwa masih terdapat 1 ekor gajah di kantong gajah Rokan Hilir.

Advertisement

“Keberadaannya diketahui erdasarkan hasil identifikasi,” ujar Kepala Balai Besar KSDA Riau, Suharyono, 27 Juli 2020 di Pekanbaru.

Pada tanggal 22 – 26 Juli 2020, Balai Besar KSDA Riau bersama Yayasan TNTN, Wildlife Conservation Indonesia, kepolisian dan masyarakat melakukan survei dan evakuasi terhadap gajah tunggal.

Baca: Amalan Apa Saja yang Harus Diperbanyak Selama Bulan Puasa?

Tindakan ini harus dilakukan atas dasar pertimbangan keselamatan individu itu, serta peluang untuk berkembang biak.

Evakuasi gajah tunggal ini juga harus dilakuka untuk mencegah terjadinya potensi konflik anatara gajah dan manusia (sesuai Dokumen Rencana Tindakan Mendesak Penyelamatan Gajah Sumatera Tahun 2020-2023).

Gajah betina ini barhasil dievakuasi pada Minggu 26 Juli 2020 sekitar pukul 03.00 WIB dengan menggunakan 2 ekor Gajah jinak, bernama Bankin dan Indah.

Dia dibawa ke PLG Sebanga untuk pemeriksaan medis dan pemantauan perilaku. Melihat kondisinya, tidak mungkin gajah ini langsung dilepasliarkan.

Perilakunya sudah jinak. Sehingga memungkinkan bagusnya untuk tidak bisa eksis di alam liar. Justru berpotensi akan menimbulkan konflik dengan manusia.

“Kegiatan pelepasliaran langsung setelah evakuasi tidak dimungkinkan karena perilaku Gajah yang agak jinak dikhawatirkan tidak dapat eksis lagi di alam dan menimbulkan konflik baru dengan manusia,” katanya. (bpc2)