• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

5 Kebupaten/Kota yang Kini Dilanda Banjir, Berikut Penjelasan Rinci BPBD Damkar Riau

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 Maret 2025
5 Kebupaten/Kota yang Kini Dilanda Banjir, Berikut Penjelasan Rinci BPBD Damkar Riau

Banjir rendam pemukiman warga di Kecamatan Kampar Utara | Foto: Bertuahpos / Melba

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Bencana banjir mulai merambah setidaknya ke lima kabupaten/kota di Riau. Empat di antaranya sudah membuat laporannya ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau—per 1 Maret 2025.

Menurut Kepala BPBD Damkar Provinsi Riau, M dy Afrizal, kelima kabupaten kota tersebut adalah Kampar, Rokan Hulu (Rohul), Kota Pekanbaru, Kuantan Singingi (Kaunsing) dan termasuk Pelalawan.

“Bahkan informasi terakhir yang kami terima, air mulai menggenangi kompleks perkantoran di Pelalawan. Sekitar 20 centimeter. Tapi kami belum terima rincian laporannya,” kata Edy Afrizal, kepada Bertuahpos, Selasa, 4 Maret 2025.

Sebelumnya, bencana banjir yang melanda Riau sudah surut. Namun air kembali naik setelah tingginya intensitas curah hujan beberapa waktu belakangan, sehingga membuat debit air di Waduk PLTA Koto Panjang, kembali naik dan pintu air harus dibuka. Informasi terakhir, pihak pengelola PLTA Koto Panjang telah membuka 5 pintu air dengan ketinggian mencapai 180 centimeter.

Dia menjelaskan, daerah yang benar-benar terdampak dari dibukanya pintu air Waduk PLTA Koto Panjang, yakni Kampar, Pekanbaru dan Pelalawan. Sedangkan banjir yang terjadi di Kuansing merupakan dampak dari meluapnya air yang dikirim dari Darmasraya (Sumatera Barat), bermuara ke Sungai Indragiri.

Sementara itu, untuk banjir di Kabupaten Rohul, juga disebabkan meluapnya Sungai Rokan berdampak dari kiriman air di Padang Lawas (Sumut) dan Pasaman (Sumbar). Kebetulan, intensitas curah hujan di kedua daerah tersebut juga sangat tinggi.

“Sejauh ini, upaya yang kami lakukan masih berkoordinasi dengan Pemda setempat. Sosialisasi dan mitigasi memang harus digencarkan agar musibah banjir ini tidak sampai menelan korban jiwa. Terutama terhadap masyarakat terdampak. Setidaknya bagaimana meringankan beban mereka,” kata Edy.

Menurut data yang diterima BPBD Damkar Riau, per 1 Maret 2025, total dampak kejadian bencana hidrometeorologi ini, sebanyak 34 kejadian banjir, 18 kecamatan dan 39 desa atau 4 kelurahan terdampak total 7.000 KK, 3 fasilitas kesehatan, 6 fasilitas pendidikan, 1 Fastor, 16 fasilitas umum dan jalan sepanjang 1.5 kilometer.***

Edy juga menegaskan bahwa status siaga tanggap darurat bencana hidrometeorologi tingkat provinsi belum dicabut. Status tersebut baru akana berakhir pada Maret ini. “Namun, apakah status tersebut akan diperpanjang, kami masih lihat lagi perkembangannya seminggu ke depan,” jelasnya.

Namun, apakah pemerintah kabupaten/kota akan memperpanjang status tersebut, itu terpulah pada kondisi di daerah masing-masing. “Silahkan saja, kalau memang Pemdanya merasa perlu untuk melakukan perpanjangan status tanggap darurat, tidak ada masalah,” ujar Edy.***

BACA: 1.089 KK di Kampar Utara Terdampak Banjir

Tags: Bencanalingkungan
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan
Berita Pilihan

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

...

Read moreDetails
Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Next Post
Harga Emas Pegadaian 4 Maret 2025: UBS 1 Gram Alami Kenaikan Tertinggi

Harga Emas Pegadaian 4 Maret 2025: UBS 1 Gram Alami Kenaikan Tertinggi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.