29 Juni, Garuda Indonesia Implementasikan Sistem Baru Layanan Penumpang

Senin, 24 Juni 2013 13:53
29 Juni, Garuda Indonesia Implementasikan Sistem Baru Layanan Penumpang

BERTUAHPOS, JAKARTA – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) siap menerapkan sistem layanan reservasi baru yaitu “The Altéa Passenger Services System” (PSS) pada Sabtu (29/6/2013).

Hal itu dilakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan layanan kepada para pengguna jasa, dan sejalan dengan persiapan yang dilakukan perusahaan untuk bergabung dengan aliansi penerbangan global SkyTeam.

The Altéa Passenger Services System tersebut dikembangkan oleh Amadeus. Sistem baru tersebut akan menggantikan sistem reservasi lama Garuda Indonesia, “Automatic Reservation Garuda Indonesia” (ARGA), yang telah dipergunakan sejak 1987.

Emirsyah Satar, Direktur Utama Garuda Indonesia, mengatakan implementasi Altéa PSS tersebut merupakan bagian dari program transformasi dan ekpansi perusahaan melalui program Quantum Leap 2011-2015.

Baca: Ramadan Tiba, Pedagang Peci Dapat Berkah

“Seiring dengan peningkatan jumlah penumpang, frekuensi penerbangan, dan jumlah armada, Garuda Indonesia memerlukan sistem yang mampu menghadirkan pelayanan terbaik untuk kenyamanan pengguna jasa,” ujar Emirsyah dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/6/2013).

Emirsyah menambahkan, penerapan sistem layanan penumpang baru ini juga dilaksanakan sebagai salah satu tahap persiapan Garuda Indonesia untuk bergabung dengan aliansi global SkyTeam.

Dalam kaitan dengan rencana tersebut, Garuda Indonesia harus memiliki sistem yang setara (“on par”) dan terintegrasi dengan sistem yang digunakan oleh perusahaan penerbangan global lain yang tergabung dengan SkyTeam, maupun dengan airline lain yang memiliki kerja sama dengan perusahaan.

Implementasi sistem baru ini juga diharapkan dapat terus meningkatkan produktifitas, efisiensi, dan kehandalan layanan Garuda Indonesia ke depannya. Sistem baru ini diharapkan dapat mendukung program transformasi perusahaan sejalan dengan visinya menjadi “Global Player” serta untuk menjawab kebutuhan perusahaan seiring dengan perkembangan pasar penerbangan domestik dan internasional.

“The Altéa PSS” merupakan salah satu sistem utama yang digunakan mulai dari pelayanan kepada penumpang yang mencakup tahapan penjualan, ticketing, check-in di bandara, pengaturan jadwal penerbangan, inventory, alokasi seat di pesawat, pengelolaan fare & pricing, bagasi penumpang, hingga codeshare dan interline serta layanan lainnya.

Sistem layanan penumpang ini telah digunakan oleh anggota-anggota SkyTeam, seperti KLM, Air France, TAROM, Air Europa, Czech Airlines, MEA, dan lainnya, serta lebih dari 160 maskapai di dunia.

Dalam kaitan dengan peningkatan sistem layanan penumpang tersebut, Garuda Indonesia akan melaksanakan proses “cut-over” dari sistem lama ke sistem baru pada 29 Juni 2013, dari pukul 21.00 WIB hingga tanggal 30 Juni 2013, pukul 11.00 WIB.

Selama berlangsungnya pelaksanaan “cut-over” tersebut, sistem reservasi Garuda Indonesia tidak dapat diakses, baik melalui website www.garuda-indonesia.com dan call center.

Para pengguna jasa yang akan melakukan penerbangan denganGaruda Indonesia dianjurkan untuk dapat melakukan reservasi dan pembelian tiket sebelum masa “cut-over” berlangsung, atau setelah proses “cut-over” berakhir.

Namun demikian, seluruh kegiatan penerbangan Garuda Indonesiaakan tetap berjalan secara normal. Demi kenyamanan para pengguna jasa, Garuda Indonesia mengimbau para pengguna jasa yang akan melakukan penerbangan dengan Garuda Indonesia agar dapat membawa e-ticket yang sudah dicetak dan tiba lebih awal di bandara.

Garuda Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan terima kasih atas pengertian dan dukungan yang terus diberikan kepada Garuda Indonesia.

Seperti diketahui, melalui program Quantum Leap 2011-2015, pada 2015 Garuda Indonesia dan Citilink akan mengoperasikan sebanyak 194 armada, dari saat ini sebanyak 112 armada, dan melayani sebanyak 45,4 juta penumpang, dari saat ini sebanyak 20,4 juta penumpang.

Frekuensi penerbangan diperkirakan meningkat menjadi 1.100 penerbangan per hari, dari saat ini sebanyak 400 penerbangan per hari.(tribunnews.com)