• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

RUU Perlindungan Data Pribadi Jangan Sampai Seperti Omnibuslaw

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
12 November 2020
RUU Perlindungan Data Pribadi

Ilustrasi keamanan data pribadi secara digital. (Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemerintah diketahui tengah

RUU Perlindungan Data Pribadi
Ilustrasi keamanan data pribadi secara digital. (Shutterstock)

 

Belajar dari kasus Omnibuslaw UU Cipta Kerja, harusanya RUU Perlindungan Data Pribadi tidak lagi menjadi pemicu perpecahan dan semakin memudarkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Menurut Juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi, hingga saat ini Panitia Kerja (Panja) Komisi I DPR RI dan Kominfo telah merampungkan pembahasannya hingga Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) ke 12.

“Sebetulnya tidak ada kendala lain [akan pembahasan RUU]. Memang DIM harus dibahas dengan seksama,” ujarnya seperti dikutip dari Bisnis.com, Kamis, 12 November 2020.

Bahwa pemerintah tentu memegang prinsip kehati-hatian, menurutnya, itu hal yang pasti. Terutama dalam pembahasan DIM bersama DPR. Hal ini dikarenakan pemerintah menginginkan produk hukum yang berkualitas dalam perlindungan data pribadi.

RUU Perlindungan Data Pribadi, merupanan Undang-Undang yang dianggap mendesak keberadaanya. Alasan itulah yang membuat pemerintah akan tancap gas untuk merampungkan pembahasannya.

Meski demikian, kata Dedy, pihaknya tidak ingin berjanji kapan waktu pasti penyelesaian. “Tetapi semoga segera disahkan dalam beberapa bulan ke depan dan yang pasti kami sedang bekerja secepat mungkin, tetapi tetap dalam kehati-hatian,” katanya.

Bisnis.com dalam pemberitaannya menuliskan bahwa Ketua Panja RUU PDP, Abdul Kharis Almasyhari mengatakan bahwa hingga saat ini DPR dan pemerintah telah berhasil menyelesaikan 12 daftar inventarisasi masalah (DIM) pada RUU tersebut.

Abdul pun menyebutkan bahwa finalisasi dari RUU PDP dipastikan mundur dan dan dapat rampung pada 2021. Pasalnya, kondisi pandemi Covid-19 menjadi tantangan dan hambatan untuk merealisasikan RUU tersebut. (bpc2)

Tags: PDPPerlindungan Data PribadiRUU PDPRUU Perlindungan Data Pribadi
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

RUU Perlindungan Data Pribadi
Nasional

Apa Kabar RUU Perlindungan Data Pribadi?

...

Read moreDetails

COVID-19 Riau : Ada 3 Penambahan Kasus, Total Sudah 223 Kasus

Next Post

Debat Perdana Pilkada Dumai, Paslon Nomor Urut 2 Hanya Diwakili Calon Wakil Walikota

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.