• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Mengulik Pembuatan Biodisel dari Minyak Jelantah di Pekanbaru Versi Arah Baru Sejahtera

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
11 Oktober 2020
pembuatan biodisel

Limbah minyak jelantah sebagai bahan baku pembuatan biodisel. (Facebook Arah Baru Sejahtera)

127
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Minyak jelantah dimanfaatkan menjadi baku pembuatan biodisel. Memanfaatkan minyak jelantah ini diyakini akan meminimalisir limbah yang mencemari lingkungan.

“Sebagai wujud dari keprihatinan terhadap kondisi lingkungan, kami memanfaatkan limbah berupa minyak jelantah menjadi bahan baku untuk pembuatan bio disel,” kata Direktur CV Arah Baru Sejahtera Akhmad Kairu Rahmadan, saat berbincang dengan Bertuahpos.com belum lama ini.

CV Arah Baru Sejahtera merupakan sebuah organisasi bergerak dalam pengumpulan limbah minyak jelantah, di kawasan Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Unit usaha yang berdiri pada tahun 2018 lalu ini, fokus untuk mengelola limbah berupa minyak jelantah menjadi hal baru, salah satunya  bahan biodisel.

Minyak Jelantah dan Komponen di Dalamnya

Minyak goreng setelah dipakai untuk proses penggorengan 4-7 kali, akan mengalami perubahan ke bentuk lebih sederhana (dekomposisi) sehingga akan menurunkan kualitas. 

“Minyak yang sudah ter-dekomposisi tapi tetap akan dipakai untuk menggoreng, maka akan menurunkan kualitas rasa, dan tidak baik untuk kesehatan tubuh,” ujar Akhmad.

Para pedagang cenderung akan membuah minyak yang sudah turun kualitasnya itu, atau biasa dikenal dengan minyak jelantah. Hal ini juga berpotensi akan membuat lingkungan akan tercemar. 

Kabiasaan ini, menurutnya sudah terjadi menahun, sehingga potensi pencemaran lingkungan akibat minyak jelantah diperkirakan juga sudah semakin tinggi, khususnya di Kota Pekanbaru.

Dalam teori kimia, minyak goreng bekas menjadi turun kualitasnya disebabkan karena proses penggorengan dan pemanasan secara berulang-ulang. Proses ini akan mempengaruhi mutu dan nilai gizi dari bahan pangan yang digoreng. 

Kerusakan minyak ini diakibatkan oleh proses oksidasi dan polimerisasi akan menghasilkan bahan dengan rupa kurang menarik dan cita rasa tidak enak. Termasuk rusaknya sebagian vitamin dan asam lemak essensial yang terdapat dalam minyak.

Tidak Mudah Jalankan Bisnis

“Dalam menjalankan bisnis ini distributor mengalami kendala dalam pikiran negatif dari masyarakat sekitar ataupun dari kalangan tertentu. Kami sadar mereka belum mengetahui limbah minyak jelantah ini di olah menjadi apa,” ungkap Sekretaris CV Arah Baru Sejahtera Niprianto Setiawan.

Minyak jelantah menjadi bahan baku pembuatan biodisel ini bisa bisa dipakai untuk kendaraan bermotor. Biodisel adalah  bahan  bakar  mesin  diesel  yang  terdiri  dari  ester  metil (etil)  asam  lemak.

Bahan  bakar  ini  dibuat  dari  minyak lemak  nabati  dengan proses metanolisis   atau   etanolisis   melalui   transesterifikasi   dengan   produk sampingnya, berupa gliserol atau dari asam lemak bebas melalui proses esterifikasi dengan  metanol  atau  etanol  yang  produk  sampingnya  berupa  air.

Spesifik tentang Biodisel?

Saat ini, biodiesel  merupakan  bahan  bakar  alternatif  subtitusi  solar  untuk  motordiesel. Dia menambahkan, biodiesel dapat diaplikasikan baik dalam bentuk murni 100% (B100) atau dicampur  dengan   bahan   bakar   diesel minyak bumi dalam   berbagai   rasio. 

Campuran 20% dan 80% biodiesel bahan  bakar  diesel  minyak  bumi  disebut dengan  B20 dan B80. Di Amerika Serikan, ini sudah menjadi bahan bakar alternatif untuk menggerakkan moda transportasi, seperti bus.

Niprianto menjelaskan, proses pembuatan biodiesel membutuhkan katalis untuk mempercepat reaksinya. Katalis adalah bahan yang digunakan untuk memulai reaksi dengan bahan lain. 

Adapun jenis katalis yang dapat digunakan pada proses produksi biodiesel terdiri dari katalis alkali, katalis asam, katalis dengan logam transisi, katalis dengan silika dan katalis enzimatik. 

Katalis alkali dan katalis asam terdiri dari katalis homogen dan heterogen. Persyaratan mutu biodiesel di Indonesia sudah dibakukan dalam SNI-04-7182-2006, yang telah disahkan dan diterbitkan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) tanggal 22 Februari 2006.

“Jalinan jaringan ini tidak terfokus di Pekanbaru saja tetapi di seluruh Riau,” sambungnya.

Unit usaha pembuatan biodisel dari minyak jelantah ini sudah bercabang di Siak, Bagan Batu – Rohil, Kampar, pelalawan, Tembilahan dan di Rengat. “Di Rohul masih dalam proses,” sebutnya. Hasil dari minyak jelantah ini akan dibagikan geratis sebagai contoh dan juga di jual belikan oleh para pelaku usaha.

Ragam Manfaat yang Dihasilkan

Sedang biodisel sendiri memiliki berbagai manfaat, seperti mengurangi emisi dari mesin, mempunyai rasio keseimbangan energi yang baik (minimum 1-2,5).

Manfaat lainnya, energi lebih rendah 10–12% dari bahan bakar diesel minyak bumi 37–38 Mj/Kg. Itu bisa menimbulkan peningkatan efisiensi pembakaran biodiesel sebesar 5–7%, juga menghasilkan penurunan torsi 5% dan efisiensi bahan bakar.

Biodisel juga dianggap efektif sebagai bahan bakar alternatif pengganti minyak bumi, dan ramah lingkungan. 

“Jika 0,4-5% dicampur dengan bahan bakar diesel minyak bumi otomatis akan meningkatkan daya lumas bahan bakar,” sambungnya. Sedang titik nyala tinggi 100-150 oC (meletup tidak spontan atau menyala dalam keadaan normal).

“Saya menyadari bahwa anak muda bisa berkarya dengan mendapatkan ide-ide dari sekitarnya,” tutur Akhmad Khairu Rahmadan, mengakhiri penjelasannya (mg8)

Tags: Limbahlingkunganminyak jelantahpembuatan biodisel
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang
Berita Pilihan

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

...

Read moreDetails
Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Mengenal Alam Lebih Dekat, Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Diajak Berkeling Hutan Adat Desa Terantang Manuk

Mengenal Alam Lebih Dekat, Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Diajak Berkeling Hutan Adat Desa Terantang Manuk

Next Post
Harga TBS riau, pergub tata niga sawit, Harga TBS Sawit sepekan

Harga TBS Sawit di Riau Diprediksi Bangkit Sepekan Kedepan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.