Penemuan Mayat Di Tarok Dipo Bukittinggi, Diduga Karena Sakit

Kamis, 16 Juli 2020 17:25
Penemuan Mayat Di Tarok Dipo Bukittinggi, Diduga Karena Sakit
Penemuan mayat di Tarok, Bukittingti. (Foto: Tanjung/bpc19)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Warga Tarok Dipo Kecamatan Guguk Panjang Bukittinggi digemparkan dengan penemuan  mayat laki-laki paruh baya, sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis, 16 Juli 2020.

Diketahui mayat itu bernama Julianis Noer (66) ditemukan meninggal dunia di dapur rumahnya.

Dugaan sementara, yang bersangkutan meninggal karena sakit di rumah tempat dia tinggal tepatnya di daerah Ujung Bukik RT 01/ RW 06, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi.

Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso SIK MH melalui Kapolsek Kota Bukittinggi AKP Dedy Adriansyah Putra SH, SIK membenarkan penemuan mayat laki laki bernama  Julianes Noer dengan panggilan da Jon di Jalan Hamka No. 30 C Kelurahan Tarok Dipo Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi.

Baca: 3 Opsi Solusi Keberangkatan Jemaah Haji Riau

Mayat ditemukan pada Hari Kamis Tanggal 16 Juli 2020 sekira pukul 10.59 WIB bertempat di Samping SMK Muhammadiyah Jalan Hamka No. 30 C Kelurahan Tarok Dipo Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi dengan usia 66 Tahun, suku Jambak.

Berdasarkan keterangan saksi Datin (62 ) dan Erdi Efendi (40),  sekira pukul 10.30 WIB Kakak Korban bernama M Nazri yang berada di Jakarta menelphon kepada Korban namun tidak ada jawaban.

Selanjutnya M Nazri menghubungi saksi dan meminta tolong untuk pergi melihat korban karena sudah beberapa kali ditelphon melalui HPnya tidak juga diangkat, mendapat telp tersebut Datin  langsung pergi kerumah korban sendirian.

Namun karena kondisi rumah yang sepi akhirnya Datin kembali lagi untuk mencari teman dan bertemu dengan Erdi Efendi dan selanjutnya mereka bersama sama menuju rumah korban, sesampai disana setelah beberapa kali menggedor gedor pintu tidak juga mendapat jawaban.

Akhirnya Datin dan Erdi membuka pintu samping sebelah kanan rumah korban dan langsung kearah dapur dan saksi Ardi  melihat korban dalam posisi duduk dengan wajah tertelungkup kearah lantai.

Selanjutnya kejadian ini langsung dilaporkan kepada ketua RW dan Ketua RT yang selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Tarok Dipo  Aiptu Azriandi  yang langsung menghubungi Kapolsek Bukittinggi.

Mendapat Informasi tersebut PAWAS Polsek Bukittinggi Ipda Agusman bersama dengan SPKT Polsek Bukittinggi, piket Reskrim dan Piket Unit Intelkam Polsek Bukittinggi langsung menuju ke TKP, sesampai di TKP PAWAS Polsek Bukittinggi langsung menghubungi Unit INAFIS Sat Reskrim Polres Bukittinggi.

Sekira pukul 12.04 WIB Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Achmad Muchtar Kota Bukittinggi untuk dilakukan pemeriksaan awal penyebab meninggalnya korban.

Dari hasil pemeriksaan awal di TKP tidak ada ditemukan adanya tanda tanda terjadinya tindak pidana terhadap meninggalnya korban.

Berdasarkan keterangan pihak Keluarga mengatakan bahwa Korban memang ada menderita sakit dan pihak Keluarga menerima dengan ikhlas meninggalnya korban, untuk proses lebih lanjut saat ini kasus di tangani oleh Unit Reskrim Polsek Bukittinggi. (bpc19)