Pencarian Hari ke 3, Bocah 10 Tahun yang Tenggelam di Kuansing Belum Berhasil Ditemukan

Selasa, 16 Februari 2021 10:31
Pencarian Hari ke 3, Bocah 10 Tahun yang Tenggelam di Kuansing Belum Berhasil Ditemukan
Proses pencarian bocah tenggelam di Kaunsing mendapat perhatian warga. (Pedri/Bertuahpos)

BERTUAHPOS.COM, KUANTAN SINGINGI — Memasuki hari ketiga, bocah yang tenggelam di objek wisata Jae Jae Raok Pangenan, Sungai Kuantan, belum juga ditemukan.

Korban diketahui berinisial Syahrul berusia 10 tahun yang berdomisili di Sungai Jering Teluk Kuantan. Dia ke tempat wisata ini dengan tujuan untuk berlibur.

Advertisement

Hal itu disampaikan Kasat Pol PP Kuansing, Erdiansyah, S Sos, MSi melalui Kabid Opsdal Shanti Evi Dimeti SH kepada media pada Selasa 16 Februari 2021 di Teluk Kuantan.

“Sampai pukul 06.00 WIB kemarin, tim dari Basarnas Riau sudah mulai melakukan pencarian, namun korban belum juga ditemukan,” katanya.

Baca: Tenggelam Hingga 2,5 Meter, Begini Penampakan Underpass Kemayoran Akibat Banjir

BACA JUGA:  Warga Kuansing Harus Tahu, Ini Asal Usul Nama Sungai Kuantan

Shanti mengatakan, tengah malam tadi, termonitor masih dilakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian tenggelamnya korban. Pencarian pada tengah malam itu dilakukan oleh warga sekitar menggunakan satu perahu dan beberapa orang lainnya berjalan kaki menyusuri pinggir Sungai Batang Kuantan yang dangkal.

“Sedangkan dua perahu lainnya dikondisikan akan turun di wilayah Baserah, untuk menyisir Sungai Kuantan ke bagian hulu sampai ke lokasi kejadian tenggelamnya korban, jika memang situasi memungkinkan,” demikian laporan yang diterima dari tim Satpol PP Kuansing yang ditugaskan.

Sementara untuk malam hari Tim Basarnas stanby di posko, tapi jika ada hal-hal yang mencurigakan dan hal yang sifatnya mendesak, tim akan langsung turun karena untuk malam hari Tim Basarnas tidak bisa melakukan pencarian. 

Hal itu disebabkan beberapa kendala, salah satunya kedangkalan sungai itu dapat menyebabkan mesin perahu rusak. Kendala lainnya yakni terbatasnya jarak pandangan di saat malam hari, sehingga membuat proses pencarian tidak akan optimal.

Shanti Evi Dimeti menuturkan, untuk pencarian korban pada hari ini, Selasa, 16 Februari 2021, akan diperluas ke arah hilir sungai itu. “Radius pencarian sudah diperluas dengan memperhitungkan kecepatan arus rata-rata per jam/per hari,” paparnya. (bpc10)

Berita Terkini

Sabtu, 08 Mei 2021 14:15

Pemprov Riau Disebut Belum Serius Tangani Covid-19

Covid-19, Riau, Anggaran, FITRA

Sabtu, 08 Mei 2021 13:39

Jepang Perpanjang Situasi Darurat

Jepang, Tokyo, Covid-19

Sabtu, 08 Mei 2021 13:05

PKS Desak Jokowi Galang Dukungan dan Kecam Israel

Palestina

Sabtu, 08 Mei 2021 13:03

Siap-siap Mi Pad 5 Segera Meluncur, Intip Dulu Spesifikasinya ya…

Mi Pad 5, Teknologi, Xiomi

Sabtu, 08 Mei 2021 11:48

Poros Partai Islam Akan Membelah Politik Identitas di Pilpres 2024

Partai Islam, Pilpres 2024

Sabtu, 08 Mei 2021 11:31

HK Targetkan 550 KM Tol Trans Sumatera Rampung di 2023

Tol Trans Sumatera

Sabtu, 08 Mei 2021 10:49

Kadiskes Riau: Ruang ICU Makin Menipis

Covid-19, ICU, Rumah Sakit

Sabtu, 08 Mei 2021 09:04

Keistimewaan Malam Lailatul Qadar

Lailatul qadar