• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Jaringan Internet Desa di Kuansing Ini Super Lemot, Padahal Padat Penduduk, Aduh, Pemerintah Kemana Aja Sih!

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 November 2022
jaringan internet desa di kuansing

Jaringan internet di Desa Sungai Kelelawar, Kuansing, Riau, super lemot / Foto: Net.

Share on FacebookShare on Twitter

Jaringan internet di Desa Sungai Kelelawar, Kuansing, Riau ini super lemot. Padahal daerah ini termasuk desa padat penduduk. Sejak dulu warga sudah berharap ada perhatian pemerintah agar dapat akses internet memadai, tapi hingga kini masih nihil. Miris memang!

BERTUAHPOS.COM, KUANSING — Di tengah perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi di ruang digital, ternyata masih ada desa padat penduduk di Kabupaten Kuansing Riau, yang minim jaringan internet. Miris memang.

Desa itu bernama Desa Sungai Kelelawar. Padahal di desa ini menyimpan salah satu destinasi wisata alam yang indah berupa sungai. Sungai ini disebut Sungai Kelelawar.

Sungai Kelelawar terletak di Desa Sungai Kelelawar, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuansing ini memiliki air yang jernih dan sejuk karena masih banyak pepohonan rindang.

Hanya saja sungai yang berjarak kurang lebih satu jam dari pusat Kabupaten Kuansing ini tidak dibarengi dengan adanya jaringan seluler yang memadai, sehingga hal ini cukup membuat para atlet, official dan awak media untuk menggunakan handphonenya.

Jangankan untuk bisa berselancar di Sosial Media, untuk mengucap ‘Halo’ saja saat melakukan panggilan sulit didengar saat berada di sekitar Sungai Kelelawar. 

Warga yang tinggal di desa ini bukan hanya duduk manis menerima keadaan di desa mereka, melainkan sejak dulu sudah mengupayakan agar pemerintah sekiranya turut membantu masyarakat untuk mendapatkan akses internet. Namun hingga kini hasilnya nihil. 

Salah satunya Yahya, seorang warga tempatan bercerita kepada Bertuahpos.com betapa sulitnya masyarakat untuk mendapatkan akses internet. Dia menyebut, kondisi seperti ini sudah lama terjadi dan hingga kini belum ada perhatian apapun dari pemerintah.

“Kalau disini (Desa Kelelawar) memang sulit jaringan internet, padahal disini sudah termasuk daerah yang padat penduduk,” katanya, Sabtu 19 November 2022.

Padahal, kata dia, warga sangat berharap mereka mendapatkan akses internet yang mudah dan cepat.

Dia menyebut, dengan segala keterbatasan yang ada, membuat desa dan destinasi wisata alam yang mereka punya sangat sulit untuk berkembang.

“Kalau internet ada, tentu keindahan Sungai Kelelawar dapat di ekspos. Dampaknya orang banyak datang dan ekonomi masyarakat bergerak. Kalau seperti ini pastinya orang tak tahu kalau di desa ini punya sungai yang indah,” ungkapnya.

“Dimana-mana sudah 4G, tapi di Desa Kelelawar masih Edge. Sayang rasanya kalau tempat seindah ini dan padat penduduk tapi masih kurang perhatian dari pemerintah,” ujar salah seorang pengunjung.

Sebagaimana diketahui, Sungai Kelelawar juga digunakan sebagai venue Cabang Olahraga (Cabor) arung jeram Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Riau 2022.

Namun sayangnya momen-momen menarik dan berharga tak bisa diunggah karena jaringan internet di tempat ini super lemot.

Desa Sungai Kelelawar mungkin hanya satu dari sekian desa di Kuansing yang minim dukungan fasilitas jaringan internet. Bahkan, bisa jadi masih ada desa yang belum tersentuh jaringan internet sama sekali. Miris memang.***[Melba]

Tags: Berita Kuantan Singingi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Sambut Ramadan 2026, Ninik Mamak IV Koto Lubuk Ambacang Gelar Tradisi Adat Mambasue Nagori
Berita Kuansing

Sambut Ramadan 2026, Ninik Mamak IV Koto Lubuk Ambacang Gelar Tradisi Adat Mambasue Nagori

...

Read moreDetails
Krisis Ekologis DAS Kuantan di Persimpangan Tambang Emas Rakyat: Antara Legalisasi, Pencemaran Merkuri, dan Ancaman Banjir

Krisis Ekologis DAS Kuantan di Persimpangan Tambang Emas Rakyat: Antara Legalisasi, Pencemaran Merkuri, dan Ancaman Banjir

Pemprov Riau Siapkan Regulasi untuk Solusi Pertambangan Emas Tanpa Izin di Kuantan Singingi

Pemprov Riau Siapkan Regulasi untuk Solusi Pertambangan Emas Tanpa Izin di Kuantan Singingi

Miris, Empat Ruang Kelas SDN 001 Sungai Pinang Kuansing Rusak Parah

Miris, Empat Ruang Kelas SDN 001 Sungai Pinang Kuansing Rusak Parah

Ketua Gerindra Kuansing Serap Aspirasi Warga dan Tebar 10 Ribu Benih Ikan

Ketua Gerindra Kuansing Serap Aspirasi Warga dan Tebar 10 Ribu Benih Ikan

FABEM Riau dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai Sepakat Perkuat Sinergi Pengamanan Taman Nasional Tesso Nilo

FABEM Riau dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai Sepakat Perkuat Sinergi Pengamanan TNTN

Next Post
rusia gabung ke nato

Cerita Mantan PM Jepang Bujuk Rusia Gabung ke Nato, Pernyataan Mengejutkan Keluar dari Bibir Putin

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.