Kepala SDN 011 Parit Aman: Proyek 3 RKB Sepenuhnya dikerjakan PPS Sesuai Bestek

Senin, 14 September 2020 16:07
Kepala SDN 011 Parit Aman: Proyek 3 RKB Sepenuhnya dikerjakan PPS Sesuai Bestek

BERTUAHPOS.COM, BAGANSIAPIAPI – Kepala Sekolah SDN 011 Parit Aman, Elmina S.Pd, menjelaskan terkait pembangunan 3 Ruang Kelas Belajar (RKB) sepenuhnya dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Sekolah (PPS).

“kami dan PPS dalam melakukan kegiatan pembangunan dana DAK (Dana Alokasi khusus, red) tahun anggaran 2019 secara swakelola selalu mengacu kepada aturan bestek. “kata Elmina kepada awak media, Senin 14 September 2020.

Advertisement

Lanjut dia, mengenai pemberitaan yang sempat beredar bahwa adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan perlu diluruskan karena dilapangan sudah dilaksanakan sesuai aturan bestek.

“kami jelaskan, awalnya dalam rencana lokasi penempatan RKB itu tidak dititik yang dibangun saat ini. Namun ada perubahan, mengingat lokasi lahan sekolah tidak memadai dan ini kami geser dititik yang sekarang RKB dibangun. “jelas dia.

Baca: COVID-19: Berikut Estimasi Jumlah Hewan Kurban di Riau Tahun Ini

Lokasi pembangunan RKB saat ini tepat dititik yang sudah ada beton semenisasi lapangan volly milik desa yang numpang dilahan sekolah. Demikian hal itu ada proses perubahan bestek lantai oleh konsultan sehingga dana tersebut dapat dimanfaatkan dan dialihkan ke pembangunan lainnya.

“awalnya ada item bestek lantai menggunakan besi diameter 8 dengan jarak 35cm, karena dengan pertimbangan dibawah sudah ada beton maka item tersebut ditiadakan oleh tim pasilitator dan dialihkan dananya yang nilainya lebih kurang Rp8 juta dari item bestek lantai dan kelebihan dana lainnya ke pembangunan penimbunan dan semenisasi lahan lapangan sekolah. “terang Elmina lagi.

Tambahnya lagi, dijelaskan Helmina bahwa dalam pembangunan 3 RKB ini setelah kami anggap siap maka pihak PPTK dan Tim pasilitator menghitung kembali pembangunan yang kami terapkan pada 3 RKB ini.

“Jadi ini yang kami jelaskan bahwa pekerjaan tersebut sudah sesuai bestek dan aturan sebagaimana mestinya. Kalau ada sisa dana dihitung kembali dan dibuat rencana kembali untuk pembangunan lainnya. “ujar Elmina mengahiri. (bpc17)