Infrastruktur Sekolah Tatap Muka di Riau Harus Dipersiapkan dengan Matang

Jumat, 15 Januari 2021 16:34
Infrastruktur Sekolah Tatap Muka di Riau Harus Dipersiapkan dengan Matang

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Rencana sekolah tatap muka yang akan diberlakukan di Riau harus dilakukan dengan persiapan matang. Meski hanya belajar secara terbatas, kesiapan matang tetap dibutuhkan untuk mengantisipasi siswa terpapar virus corona.

Menurut Anggota Komisi V DPRD Riau Ade Hartati sekolah tatap muka di Riau harus memperhatikan sarana, prasarana minimal dan kesiapan infrastruktur dalam pendidikan pada masa pandemi Covid-19.

Advertisement

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat tindak lanjut pembahasan rancangan program pembelajaran tatap muka terbatas (TMT) semester genap tahun ajaran 2020/2021 di Ruang Rapat Kenanga Kantor Gubernur Riau, Jumat, 15 Januari 2021.

“Saya mengingatkan kepada jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, ketika menyepakati akan dilaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas, beberapa hal yang harus diperhatikan adalah kesiapan infrastruktur, sarana dan prasarana minimal,” katanya.

Baca: Puluhan Orang Hilang di Hutan Asal Suayan Limapuluh Kota Telah Ditemukan

BACA JUGA:  Syamsuar Ingatkan Pemko Pekanbaru Agar Jangan Ada Sekolah Tatap Muka

Mengingat saat ini masih dalam suasana Covid-19, menurutnya sarana dan prasarana minimal yang harus dipenuhi itu seperti menyiapkan masker bagi anak-anak, kemudian tempat cuci tangan dan hand sanitizer agar Covid-19 ini bisa terkendalikan. 

Menurutnya, sarana minimal yang dimaksud tersebut tidak hanya berkaitan dengan bidang pendidikan, tapi juga berkaitan langsung dengan bidang kesehatan dibawah naungan dinas kesehatan. 

Selain itu, pemerintah juga diminta memperhatikan ketersediaan fasilitas pelayanan pengobatan dan sarana tempat tidur pasien yang memadai di tingkat kabupaten/kota di Riau.

“Mengingat ketika dunia pendidikan sudah dibuka, maka kita melibatkan anak-anak kita untuk berinteraksi setiap hari. Maka sarana bidang kesehatan juga harus diperhatikan,” tuturnya.

Pihaknya berharap UPT cabang dinas kabupaten/kota disinergikan dan terkoordinasi dengan baik, sehingga pelaksanaan rencana pembelajaran  tatap muka dapat terus dipantau.

“Saya berharap pembelajaran tatap muka bisa dilakukan dengan memperhatikan kesiapan sarana dan prasarana termasuk gurunya dalam menghadapi proses tatap muka,” tuturnya. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 24 Februari 2021 22:31

Pesantren Didorong Cetak Pengusaha Kebun Sawit

“Jadi, pesantren tak hanya melahirkan para ulama tapi juga mencetak para santri entrepreneur.”

Rabu, 24 Februari 2021 21:31

Sekitar 1.000 Warga Myanmar di Malaysia Dideportasi, Dapat Kritik dari PBB dan AS

Deportasi warga Myanmar di Malaysia itu dilakukan beberapa minggu setelah kudeta

Rabu, 24 Februari 2021 20:30

Pejabat Diminta Respon Cepat Keluhan Masyarakat di ‘Riau Mendengar’

Masih ada beberapa pejabat terkait yang terkesan lambat memberikan respon.

Rabu, 24 Februari 2021 19:34

Biden dan Al-Kadhimi Capai Sepakat Atas Serangan Nuklir ke Irak

Komunikasi dilakukan melalui sambungan telepon, pada Selasa kemarin.

Rabu, 24 Februari 2021 18:32

Syamsuar Sebut Ada Keragu-raguan Kepala Daerah Terhadap Perubahan Permendagri

Dalam situasi saat ini, di mana pelaksanaan kegiatan harus betul-betul selektif.

Rabu, 24 Februari 2021 17:30

Pansel PTP Sebut 2 ASN Tak Lulus Seleksi ADM dari Pemprov dan Kota Dumai

Dua peserta yang tak lulus seleksi lantaran syaratnya kurang.

Rabu, 24 Februari 2021 16:36

Jokowi: Sekolah Tatap Muka di Mulai Juli 2021

Pemerintah menerapkan belajar di rumah atau pembelajaran jarak jauh sejak Maret 2020.

Rabu, 24 Februari 2021 16:34

Dipersidangan Terungkap, Edy Prabowo Beli 8 Sepeda Seharga Ratusan Juta Rupiah

Satu unit sepeda harganya Rp14,8 juta.

Rabu, 24 Februari 2021 15:24

Tim Pokja Protes Kerja Kepala DLHK Riau, Dianggap Cederai Komitmen Syamsuar dalam PPS

Pesan Syamsuar terkait komitmen percepatan PS saling bersinergi, komunikasi dan transparansi.