• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Buntut Soal Penanganan Sampah, DPRD Desak Kadis LHK Pekanbaru Disevaluasi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
5 Januari 2021
penanganan sampah di pekanbaru

Tumpukan sampah rumah tangga di Jalan Lili, Sukajadi, Pekanbaru. (Melba/Bertuahpos)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — DPRD Kota Pekanbaru mendesak agar Walikota Pekanbaru Firdaus mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan dan Kebersihan [DLHK] Kota Pekanbaru Agus Pramono. Desakan ini merupakan buntut dari masalah penanganan sampah yang menumpuk hampir di setiap sidut kota.

Menurut Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Roni Pasla, beberapa persoalan yang muncul di DLHK tidak lepas dari pola kepemimpinan institusi itu. Bukan hanya terkait masalah sampah yang menumpuk, tapi juga soal alat berat yang rusak di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), hingga pemecatan THL yang hanya melalui WhatsApp.

“Persoalan-persoalan yang terjadi di instansi itu sudah cukup untuk dijadikan bahan evaluasi. Siapapun orangnya permasalahan ini tentu tidak lepas dari kebijakan kepalanya,” ungkapnya.

Menurutnya, masih banyak pejabat lain yang dianggap lebih berkompeten menduduki posisi di instansi itu. Langkah evaluasi menurutnya merupakan hal yang harus dilakukan sebagai bentuk antisipasi masalah yang sama akan berlanjut hingga kedepannya.

“Masalah sampah [mislanya]  bukan hanya sekali, tapi sudah berulang-ulang. Dan sampah ini kelihatan, dan tidak bisa ditutupi,” tegasnya.

Dia mengatakan, hari ini, Selasa, 5 Januari 2020, Komisinya akan memanggil kepala Dinas LHK Pekanbaru untuk memberikan keterangan secara logis terkait persoalan yang kini dihadapi Pemko Pekanbaru, terutama di instansi yang dipimpinnya.

“Kita juga akan memberikan solusi, atasi permasalahan ini tidak bisa sendiri. Terlepas dari itu semua dinas DLHK harus terbuka dengan segala kritikan, dan kita minta pertanggungjawaban dari kepala dinas,” pungkasnya.

Mengelola Sampah Bukan Hanya Sebatas Angkut Mengangkut 

Menurut pengamat sosial dan kebijakan publik M Rawa El Amadi, Pemko Pekanbaru harusnya melihat persoalan ini secara menyeluh, “bukan hanya sebatas soal angkut mengangkut sampah saja, dalam upaya penanganan masalah sampah di Pekanbaru” katanya.

Dinamika soal penanganan sampah di Pekanbaru, sudah pernah terjadi pada tahun 2017. Kondisinya hampir sama, sampah menumpuk di setiap sudut kota. Lalu pada awal 2021, masalah yang sama kembali terjadi.

Rawa mengatakan, bercermin dari masalah ini, Pemko Pekanbaru harusnya menyadari bahwa pengelolaan sampah harus dilakukan lebih dari sekedar mengkooridinir kendaraan pengangkut sampah. Itu hanya pekerjaan kecil dan bisa dilakukan oleh siapapun.

Idealnya, permasalahan ini harus dijadikan peluang. “Misalnya memproduksi sampah dengan barang yang produktif. Karena di Pekanbaru sudah ada bank sampah, kenapa bank sampah tidak menjadi fokus kerja utama DLHK,” katanya.

Rawa menjelaskan jika bank sampah dikelola dengan baik maka persoalan sampah di Pekanbaru bisa diatasi. Ini masalah ketangkasan dalam konsep dan merealisasikannya. “Sampah plastik bisa diolah, sampah organik bisa dijadikan pupuk,” sebutnya.

“Pemerintah jangan berfikir persoalan sampah itu memindahkan sampah dari satu tempat ketempat yang lain. Tapi harus berpikir jangka panjang yang lebih sistematis,” jelasnya.

Masalah sampah yang terjadi saat ini, tidak lepas dari dari pola pikir pengelolaan sampah yang masih terbatas dan ‘formalitas’ oleh pejabat di Pemko Pekanbaru. (bpc2)

Tags: pekanbaru kota sampahpenanganan sampahsampah di kotasampah di pekanbarusampah menumpuk
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

sampah menumpuk
Berita

Penampakan Tumpukkan Sampah di Jalan Lintas Siak II Timbulkan Bau Tak Sedap

...

Read moreDetails
pembangunan TPS

SHI Akan Bangun 12 TPS Baru di Zona 2

penanganan sampah di pekanbaru

DLHK Beberkan Sejumlah Kendala dalam Upaya Penanganan Sampah di Pekanbaru

Pilkada riau 2024, sampah menumpuk di pekanbaru, pilgub riau

Sampah di Pekanbaru Menumpuk, Pengamat: Ini Masalah Mau atau Tidak Aja dari Pak Wali!

tumpukan sampah di pekanbaru

DLHK Sebut 70% Sampah di Pekanbaru Dikelola Secara Ilegal

sampah di pekanbaru

Sampah Menumpuk di Mana-mana, Ketua B2P3 Riau: Ini Sudah Makin Parah!

Next Post
UU Cipta Kerja

Gugatan Sengketa ke MK, KPU Kuansing akan Siapkan Kuasa Hukum

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.