REI Sebut KPR Butuh Jaminan Kredit, Bukan Hanya Bunga 0%

Kamis, 18 Februari 2021 19:30
REI Sebut KPR Butuh Jaminan Kredit, Bukan Hanya Bunga 0%

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Totok Lusida mengatakan, kebijakan BI terkait pembayaran DP KPR atau properti lain yang bisa 0% tak akan berpengaruh signifikan terhadap penjualan rumah di dalam negeri.

Totok menyatakan yang menjadi masalah saat ini bukan soal pembayaran DP saat membeli properti. Menurutnya, yang menjadi persoalan di sektor properti adalah ketakutan perbankan dalam menyalurkan KPR.

Advertisement

“Sekarang masalah yang dihadapi bukan DP nol persen, tapi perbankan ketakutan menyalurkan kredit,” ucap Totok seperti dikutip CNNIndonesia.com, Kamis 18 Februari 2021.

Dia menyatakan perbankan kini lebih pelit memberikan kredit properti kepada masyarakat. Sebagai gambaran, dari 10 orang yang mengajukan kredit, yang disetujui hanya delapan orang atau bahkan tidak ada sama sekali.

Baca: Pemko Pekanbaru Arahkan Pembangunan ke Rumah Vertikal

BACA JUGA:  Angin Segar Restrukturisasi, di Balik Ancaman Pandemi

“Sekarang semua properti dipersulit, mulai dari rumah sederhana sampai rumah mewah,” terang Totok.

Dengan demikian, Totok menyatakan industri tak butuh kebijakan DP 0%, tapi bagaimana perbankan lebih berani untuk menyalurkan kredit properti kepada masyarakat. Pasalnya, masyarakat jadi kesulitan untuk membeli rumah jika tak mendapatkan fasilitas kredit dari perbankan.

“Kalau kredit tidak dikasih, bagaimana ekonomi mikro mau jalan,” imbuh Totok.

Selain itu, ia khawatir sikap perbankan yang ketakutan menyalurkan kredit akan membuat industri properti tidak sehat. Sebab, persentase masyarakat yang membeli rumah melalui KPR saat ini turun dari 90 persen menjadi 60 persen.

Sementara, 30% pembeli menggunakan skema in house. Artinya, pembeli bukan membayar angsuran ke bank, melainkan langsung ke pengembang.

“Itu menyeramkan karena tidak semua pengembang sehat. Kalau in house pembeli hanya memegang selembar surat, kwitansi setoran, kalau lewat bank, sertifikat rumah di bank, ada faktor aman untuk masyarakat. Itu lebih penting,” jelasnya.

Terlebih, tak semua pengembang masuk sebagai anggota REI. Dengan demikian, masyarakat akan kesulitan meminta bantuan jika ada masalah dengan pengembang.

“Kalau ada masalah susah, tidak semua anggota REI, karena tidak semua daerah memberikan syarat bagi pengembang untuk menjadi anggota asosiasi,” ucap Totok.

Untuk itu, ia berharap ada kebijakan dari BI atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang membuat perbankan tak khawatir dalam menggelontorkan kredit di sektor properti. Jika ini dibiarkan, maka dampaknya tak sehat untuk dunia usaha. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 03 Maret 2021 22:45

Uji Coba Timnas Sea Games Malam Ini Batal, Tae-yong: Saya Harap Hanya Ditunda

“Tim ini butuh uji coba”

Rabu, 03 Maret 2021 22:32

Jaring Kader, PKB Kuansing Targetkan Lima Kursi Di 2024 

DPC PKB Kuansing sudah melakukan konsolidasi untuk persiapan Pileg 2024.

Rabu, 03 Maret 2021 21:30

Industri Otomotif Terkendala Kapasitas Produksi di Tengah Pajak 0% Diberlakukan

Industri otomotif di tanah air mengalami kendala suplai mobil karena kapasitas produksi terbatas.

Rabu, 03 Maret 2021 20:31

Realisasi Vaksinasi Tahap II di Riau Masih di Bawah Target

“Setiap peserta yang sudah divaksin, maka wajib melakukan vaksin tahap kedua tanggal 15 Maret 2021.”

Rabu, 03 Maret 2021 19:32

Tunggu Saja, Surat Pemberhentian Yan Prana Jaya Sebagai Sekdaprov Riau Diproses

Pemprov Riau pastikan surat pemberhentian sudah diproses.

Rabu, 03 Maret 2021 17:32

Ini Kata Ma’ruf Amin Soal Produk Halal ‘Melempem’ di Tengah Indonesia dengan Penduduk Muslim Terbesar di Dunia

“Indonesia justru hanya menjadi konsumen produk halal dunia.”

Rabu, 03 Maret 2021 16:32

Ini Efek Samping Terlalu Sering Keluarkan Air Mani, Bisa Bikin Iritasi Guys

Pakar kesehatan sependapat bahwa mengeluarkan sperma atau air mani, memiliki nilai positif dan negatif.

Rabu, 03 Maret 2021 16:05

Dikritik IPW, PSSI: Sepakbola Indonesia Harus Tetap Berjalan

Banyak orang yang menggantungkan rezeki di sektor sepakbola

Rabu, 03 Maret 2021 15:43

KPK Rencanakan Pertemuan Khusus Bahas Mangkraknya Pasar Cik Puan

Sembilan tahun mangkrak, Pasar Cik Puan disorotan KPK.

Rabu, 03 Maret 2021 15:32

Huawei Keluarkan Produk Mobil Pertama di April 2021, Seperti Apa Wujudnya?

BAIC Blue Valley dan Huawei telah sepakat bekerja sama meluncurkan ARCFOX HBT.