MK Tolak Gugatan Terhadap Hasil Pilkada Kuansing Andi Putra-Suhardiman Amby

Rabu, 17 Februari 2021 18:22
MK Tolak Gugatan Terhadap Hasil Pilkada Kuansing Andi Putra-Suhardiman Amby

BERTUAHPOS.COM, KUANTAN SINGINGI — Mahkamah Konstitusi mengabulkan esepsi (penolakan) dari kuasa hukum pasangan Andi Putra-Suhardiman Amby terkait kasus sengketa Pilkada Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Tim kuasa hukum Anti Putra-Suhardiman Amby, yakni Dody Fernando SH, MH, Iqbal Tawal SH, Ade Yan Yan Hasbullah SH dan Ronal Regen SH, menyambut baik putusan MK yang telah mengabulkan esepsi tersebut.

Advertisement

“Kami dari tim kuasa hukum Andi Putra-Suhardiman Amby menyambut baik putusan yang diucapkan majelis hakim Mahkamah Konstitusi RI hari ini. Esepsi yang kita ajukan atas kedudukan hukum pemohon dikabulkan,” ujar Dody Fernando kepada Bertuahpos.com, Rabu, 17 Februari 2021.

Dia menjelaskan, sejak awal pihaknya meyakini kemenangan dalam permohonan sengketa hasil Pilkada Kuansing yang sebelumnya telah diajukan ke MK.

Baca: Dua Hari Jadi Plt Ketum PSI, Giring Nidji Sudah Pasang Baliho Presiden 2024

BACA JUGA:  Warga di Kuansing Keluhkan Premium Langka dan Harga Eceran Jadi Tinggi

Menurut Dody Fernando, dalam norma sudah teruang pada pasal 158 ayat (2) Undang-Undang Pilkada, dan dalam sengketa hasil pemilihan kepala daerah Kabupaten Kuansing, jelas syarat persentase yang diatur dalam 158 ayat (2), tidak terpenuhi.

“Karena selisih antara pemohon dengan pihak terkait sebesar 36% atau 17.900 suara. Hal itu mengakibatkan pemohon tidak memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan sengketa ke Mahkamah Konstitusi,” ungkapnya.

“Dan, Alhamdulillah hakim MK sependapat terhadap dalil esepsi tentang pemohon tidak memiliki kedudukan hukum, yang kami ajukan. Kemudian hakim MK juga berpendapat bahwa dalil kampanye tanpa STTP, tidak berdasarkan hukum dan ditolak. Begitu juga dengan dalil money politik yang didalilkan oleh pihak pemohon, juga ditolak oleh hakim MK,” tuturnya.

Putusan itu dibacakan dan ditetapkan pada Rabu sore, 17 Februari 2021 pukul 17.26 WIB, oleh sembilan hakim MK RI, yang dibacakan oleh ketua Aswanto, sebagaimana putusan perkara Nomor: 60/PHP.BUP-XIX/2021.

“Ke depan, kami minta KPU Kabupaten Kuansing untuk segera melakukan pleno penetapan Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Kuansing Andi Putra-Suhardiman Amby. Kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat Kuansing,” sebutnya. (bpc10)

Berita Terkini

Sabtu, 27 Februari 2021 22:30

BI Dorong Pengembangan Sektor Pariwisata Riau dari Sisi Ekonomi Kreatif

BI ambil peran dalam permodalan usaha ekonomi kreatif.

Sabtu, 27 Februari 2021 20:35

Sindiran Movic untuk Pemain Muda

Menurut Zlatan Ibrahimovic pemain muda lebih cepat terkenal dari pada masa dia muda dulu.

Sabtu, 27 Februari 2021 19:30

Situasi di Myanmar Semakin Memburuk, Jurnalis Ditangkap, Warga Ditembak

Situasi di Myanmar semakin memburuk.

Sabtu, 27 Februari 2021 18:32

Maucash dan Restock Targetkan Penyaluran Rp500 Miliar untuk UMKM

pinjaman produktif untuk membantu perkembangan UMKM di Indonesia

Sabtu, 27 Februari 2021 16:30

5 Fitur Baru Telegram Versi 7.5

Dalam update terbarunya versi 7.5, Telegram menambahkan beberapa fitur baru.

Sabtu, 27 Februari 2021 15:36

Pemain Belakang Barca Dituding Pakai Identitas Kewarganegaraan Palsu

Byron Castillo, dicurigai pakai kewarganegaraan palsu.

Sabtu, 27 Februari 2021 14:31

Buntut Kasus Pembunuhan Khashoggi, Inggris didesak ‘Stop Jual Senjata ke Saudi’

Inggris dan sekutu utamanya harus bergabung dengan AS dalam menjatuhkan sanksi pada bin Salman.

Sabtu, 27 Februari 2021 14:01

Cantik-Cantik Ditangkap Polisi, Remaja Ini Diciduk Saat Edarkan Ekstasi

Dua remaja putri dengan inisial AY (15) dan IG (17), salah satunya masih berstatus pelajar

Sabtu, 27 Februari 2021 13:37

Minuman Segar dengan Nama Unik dari Riau, Laksamana Mengamuk

Berbahan dasar buah mangga kuini, santan, serta gula, minuman es Laksamana Mengamuk sangat memanjakan dahaga

Sabtu, 27 Februari 2021 12:51

Ini Jenis ATM BNI yang Akan Diblokir Per Mei 2021

Penggantian kartu debit berbasis strip magnetik menjadi cip sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia