Kubur Jasad Dalam Sumur di Inhil, Pelaku Akhirnya Terungkap

Sabtu, 17 Juni 2017 10:30

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Satu bulan lebih, sejak mayat Daeng Magssing, (65) warga Dusun Banjar Sari Desa Wonosari Kecamatan Pelangiran, ditemukan pada hari Minggu (14/5/2017) di kebun milik korban, di Kanal 10,5 Dusun Banjar Sari Desa Wonosari Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir – Riau

Teka teki pelaku akhirnya dapat diungkap, oleh Unit Reskrim Polsek Pelangiran. Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa korban meninggal dunia, akibat dibunuh oleh terduga pelaku J alias Andi, umur (49), alamat Kanal 10,5 Dusun Banjar Sari Desa Wonosari Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir-Riau.

Setelah melakukan pembunuhan, terduga pelaku melarikan diri ke Desa Peninggalan Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.

Mendapat informasi tentang keberadaan terduga pelaku, pada hari Jumat, 16 Juni 2017, sekira pukul 08.00 WIB, Tim Opsnal Polsek Pelangiran, yang dipimpin oleh PS Kanit Reskrim Polsek Pelangiran AIPTU Herry Indrawan dan diback Up oleh Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Inhil dan Polsek Tungkal Jaya, berhasil mengamankan terduga pelaku di Jalan Lintas Timur Desa Peninggalan Kecaatan Tungkal Jaya Kabuoaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.

Baca: Pakar Hukum: Setnov Masuk Penjara Tergantung Alat Bukti

Dari hasil interogasi, terduga pelaku mengakui, bahwa dirinya merupakan pelaku pembunuhan terhadap korban. Menurut terduga pelaku, pembunuhan tersebut dilatar belakangi permasalahan sengketa tanah antara korban dan terduga pelaku. 

“Pada bulan Januari 2017 (tanggal tidak ingat) sekira pukul 07.00 WIB, terduga pelaku, mendatangi rumah korban, dengan maksud untuk mempertanyakan permasalahan sengketa tanah tersebut. Namun yang terjadi kemudian, antara korban dan terduga pelaku, malah terjadi pertengkaran. Hingga akhirnya, pelaku emosi dan kemudian memukul tengkuk korban, dengan menggunakan kayu bulat sebanyak 2 (dua) kali. Sehingga mengakibatkan korban roboh atau tumbang. Pelaku membawa jasad korban, dengan cara dipikul, untuk selanjutnya dibuang ke dalam sumur dan ditutupi dengan pepohonan kecil dan pelepah kelapa. Jasad korban baru ditemukan pada tanggal 14 Mei 2017,” jelas Kombes Pol Guntur Aryo Tejo selaku Kabid Humas Polda Riau Sabtu (17/6/2017). (Bpc8/ol)