Korupsi, Bendahara Dinas Cipta Karya Kuansing Dituntut 1 Tahun 4 Bulan

Rabu, 02 Agustus 2017 15:12

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Bendahara Umum Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Kuantan Singingi, Budiman Syahbana, dituntut selama satu tahun empat bulan penjara. Ia dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi pematangan lahan Kantor Camat Pucuk Rantau.

Tuntutan ini dibacakan Jaksa Penuntut Umum, Afrianto SH, di hadapan majelis hakim yabg diketuai Rinaldi Triandiko SH, pada persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (2/8/2017).

Advertisement

Dalam tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aprianto SH dan Revendra SH,  menyatakan, terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 3 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor jo pasal 55 ayat (1)KUHPidana.

BACA JUGA:  Baru Terbentuk, ESI Kuansing Tancap Gas Gelar Turnamen Mobile Legends

Selain hukuman penjara, terdakwa juga harus membayar denda sebesar Rp50 juta. Jika tidak dibayar dapat diganti dengan subsider dua bulan penjara.

Baca: Pengamat Nilai Firdaus Tidak Layak Maju di Pilgub 2018

Sementara kuasa hukum terdakwa, Rusdi Nur SH dalam pledoinya meminta kepada majelis hakim yang dipimpin Rinaldi Triandiko SH untuk membebaskan terdakwa. “Karena terdakwa tidak terlibat langsung dalam pengadaan lahan dan tidak masuk dalam organisasi pengadaan barang dan jasa,” jelasnya.

Sebelumnya, hakim juga telah memvonis Kadis CKTR Fahrudin selama 1 tahun 2 bulan penjara. Kemudian, Guswendi selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Kasus ini berawal pada tahun 2013 silam Dinas CKTR Kuansing mengganggarkan dana Rp200 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah untuk pematangan lahan Kantor Camat Pucuk Rantau. Pengadaan lahan ini dilakukan dengan penunjukan langsung.

BACA JUGA:  Gugatan Sengketa ke MK, KPU Kuansing akan Siapkan Kuasa Hukum

Namun dalam pelaksanaan kegiatan terjadi penyimpangan. Berdasarkan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Riau, kegiatan itu merugikan negara Rp142,5 juta. (bpc17)

Berita Terkini

Selasa, 02 Maret 2021 11:51

Siang Ini 10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Mendarat di Soetta

Sejauh ini belum ada informasi resmi dari KPCPEN mengenai berapa jumlah dosis vaksin.

Selasa, 02 Maret 2021 11:30

Unggah Foto Jokowi Bersama Cucu, Ibu Korban Semanggi I Teringat Kebahagian Bersama Sang Anak

Anaknya ditembak aparat di halaman kampus Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Selasa, 02 Maret 2021 11:21

Fokus Pemadaman Karhutla Diarahkan ke Rohil dan Bengkalis

Intensitas titik api di kedua daerah itu sangat tinggi.

Selasa, 02 Maret 2021 10:56

Kenapa Harga BRIS Cenderung Melandai Setelah Dimerger?

Harga BRIS diperkirakan akan menanjak naik setelah kepemilikan saham publik ditambah.

Selasa, 02 Maret 2021 10:36

MUI Minta Perpres Miras Dicabut, Bertentangan dengan Fatwa

MUI secara tejas menolak Perpres investasi miras.

Selasa, 02 Maret 2021 10:17

KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Bintan, Sejumlah Dokumen Diangkut

KPK boyong dokumen pendukung yang berkaitan dengan dugaan korupsi cukai.

Selasa, 02 Maret 2021 09:49

Pemerintah Butuh 1,3 Juta ASN di 2021, Sejuta Diantaranya Guru

Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintah membutuhkan 1,3 Aparatur Sipil Negara (ASN) di tahun 2021 ini

Selasa, 02 Maret 2021 08:45

MUI Riau: Investasi Miras akan Jadi Dosa Jariyah

“Dan ini adalah dosa jariyah bagi pemimpin yang melegalkannya, walaupun nanti pemimpin itu sudah tiada”

Selasa, 02 Maret 2021 07:32

Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Bengkulu Pagi Ini

Gempa dengan skala 5,1 magnitudo mengguncang Bengkulu pagi ini

Selasa, 02 Maret 2021 06:01

Pesan Zainuddin MZ Soal Mabok-Mabokan: yang Mampus Bukan Elo Doang, Monyong!

Tapi judi, mabok, zina.. maksiat mas
Kalau ini negeri kebanyakan maksiatnya
Allah marah…