• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

IDI Sebut Wabah Corona di Tanah Air Belum Sampai Puncak

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 November 2020
fokus tangani wabah corona, perkembangan penanganan covid-19, Ikatan Dokter Indonesia

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meyakini wabah corona (Covid-19) yang terjadi di Tanah Air saat ini, bahkan belum mencapai puncaknya. Ini menandakan Indonesia bisa saja akan mengalami situasi yang lebih buruk terhadap penyebaran virus tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Adib Khumaidi dalam tayangan di kanal YouTube BNPB, seperti dikutip Selasa, 17 November 2020. Dia mengatakan wabah corona di Indonesia sangat dipengaruhi oleh mobilitas masyarakat.

“Kita sudah banyak pembelajaran dari kasus-kasus sebelumnya. Berdasarkan kita bicara fluktuasi pasien, memang kita tak bisa katakan bahwa kita sudah sampai puncak. Situasi ini sangat terpengaruh dengan mobilitas masyarakat,” ujar Adib.  

Adib mencontohkan, libur panjang pada akhir Mei 2020 yang berdampak pada peningkatan kasus Covid-19 hingga 20%. Kemudian, libur panjang pada Agustus yang menyebabkan naiknya kasus lebih dari 10%.

“Nah ini tentunya, kalau kita melihat, kita hadapkan ke long weekend maka saat ini ada kecenderungan naik lagi yang kemungkinan besar ini adalah dampak dari mobilitas di masyarakat,” jelas Adib.

Adib mengingatkan, protokol kesehatan berupa memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan wajib dilakukan. Menurutnya, apabila masyarakat disiplin memakai masker, maka bisa menurunkan hingga 85% potensi penularan Covid-19. “Intinya protokol kesehatan yang wajib diterapkan dalam setiap kegiatan,” jelasnya. (bpc2)

Tags: IdiIkatan dokter indonesiamobilitas masyarakatprotokol kesehatanpuncak covid-19wabah corona
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Stok Menipis, Pemprov Riau Minta Tambahan 850 Ribu Pcs Masker ke Pusat
Lifestyle

Simak Protokol Pelindung Diri dari Kabut Asap Karhutla

...

Read moreDetails
Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

vaksinasi covid 2022

Kasus Covid-19 Riau Meningkat Signifikan, Vaksin Booster Dosis Pertama Belum Cukup untuk Perlindungan

omicron subvarian baru

Lonjakan Kasus Covid-19 pada Juli Diperkirakan Tak Akan Ganggu Aktivitas Ekonomi di Daerah

omicron subvarian baru

Ahli Epidemiologi Riau: Perketat Aja Prokes, Insya Allah Aman

Lepas Masker

Ini Kata Kadiskes Riau soal Kebijakan Lepas Masker

Next Post
ekonomi kreatif di Riau

Ini Solusi Agar Sektor Ekonomi Kreatif di Riau Bisa Bengkit

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.